Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Tangisan yang Menunggu Pulang

[PUISI] Tangisan yang Menunggu Pulang
ilustrasi pria yang sedang merenung (unsplash.com/Nedo Raw)
Share Article

Ada sesuatu yang tertahan sejak lama
Bukan sekadar tetesan air mata
Hanya sesak yang tidak punya arah
Namun terus kubawa ke mana pun

Ada ingatan yang tidak bisa diukur
Bukan hanya karena jarak dan waktu
Melainkan karena tidak lagi bisa dijangkau
Menyisakan bekas yang jauh di dalam

Aku terus membawa perasaan itu
Tanpa benar-benar menunjukkannya
Ia muncul di setiap hal yang sederhana
Meski rasanya tidak pernah sama lagi

Tangisan bukan lagi tentang kehilangan
Rindu memilih tinggal tanpa arah pulang
Aku tidak meminta untuk kembali
Cukup hidup sebagai bagian yang tersisa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Suara yang Lebih Keras dari Senjata

30 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction