Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Buta Warna

[PUISI] Buta Warna
potret hitam putih seorang perempuan (magnific.com/ASphotofamily)
Share Article

Ia berjalan di bawah langit yang membiru,l
Namun baginya langit hanya langit yang semu
Senja menumpahkan jingga di ujung waktu
Ia menatap sebentar, lalu berlalu begitu

Ia tak tahu mengapa bunga disebut indah
Baginya kelopak hanyalah sesuatu yang merekah
Tak mengerti mengapa hujan bisa membawa berkah
Ia hanya menghitung genangan yang membuat langkahnya susah.

Padahal dunia tak pernah berhenti memberi warna
Hanya saja dia yang memilih hidup tanpa melihat maknanya

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team
    Atqo Sy
    EditorAtqo Sy