Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Terang yang Malang

[PUISI] Terang yang Malang
Pixabay/Fotorech

Cahaya masih membentang gagah
Tapi langit sudah bergemuruh
Tak ada awan hitam
Langit masih terang

Ilalang telang menguning
Lampu kuning belum menyala
Aku masih di sini
Dalam balutan terang yang malang

Kau masih sibuk berkidung
Menyanyikan lagu kesakitan
Yang menyeretku masuk dalam kutukan
Lewat sapaan yang mengecewakan
Mengecap kembali rasa yang tabu untuk kuingat

Aku tak pernah menunggumu kembali
Mengundang tetesan hujan
Biarkan saja langit bergemuruh
Selama terang masih berpihak, walau dalam kesakitan

Air mataku tak perlu dibasuh
Aku sudah cukup kuat menerima kemalangan
Tak perlu khawatir
Kamu hanya perlu pergi
Jangan pernah kembali

Biarkan saja aku bernaung bersama terang yang malang

 

Bekasi, 15 Mei 2019 

© Chesamstory 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Caroline Sambuaga
EditorCaroline Sambuaga
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

11 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction