Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tersipu di Bawah Semesta

[PUISI] Tersipu di Bawah Semesta
ilustrasi menikmati senja (pexels.com/Hoang Chuong)

Lihat bagaimana ia merayu dalam sendu
Menunggu seiring dengan angin musim kemarau
Tak mengizinkan seraut muka terlihat kuyu
Pun dengan ekspresi yang tergugu

Biarkan wajah merona untuk sementara
Tersipu di bawah naungan semesta
Ia pandai merayu tanpa kalimat dusta
Bersama dengan langit yang memerah berwarna jingga

Karena semesta tak perlu banyak menyusun kata
Tak perlu membual merangkai cerita
Lebih cukup menyuguhkan temaram senja
Biarkan hati yang mengeja maknanya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction