Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Tanpa Jiwa

1 min read
[PUISI] Tanpa Jiwa
ilustrasi pria bertopeng (freepik.com/freepik)
Share Article

Siang menjelma, sore menyapa
Dan kita menghitung waktu yang tersisa
Bukan menanti sesuatu yang indah di sana,l
Hanya menunggu saat untuk pulang ke rumah.l

Hari berganti dan minggu menyapa
Seragam yang sama, jalan yang itu-itu saja
Tubuh bergerak seperti tahu segalanya
Sementara jiwa entah pergi ke mana

Kita hidup dari Senin ke Jumat
Dari pagi yang berat menuju malam yang pekat
Menunggu akhir pekan dengan penuh harap
Lalu mengulang semuanya ketika Senin menyergap

Mungkin kita bukan benar-benar lelah
Hanya terlalu lama hidup tanpa arah

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team
    Atqo Sy
    EditorAtqo Sy