Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tuan, Lunasi Dendamnya

[PUISI] Tuan, Lunasi Dendamnya
ilustrasi perempuan menatap laut (pexels.com/Alexey Demidov)
Intinya Sih

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ponselku berisik
Namamu terus mengusik
Setiap hari kau pakai membidik
Tangkai mawar yang menolak dipetik

Seberdarah apa pun kau mencoba
Pilarku tak goyah
Bahkan mustahil akan pernah
Layaknya burung sakit yang mengutuk putus asa

Kau memikirkan cara membuatku tertawa
Sementara dia terus mengenang caramu membuatnya terluka
Atas segenggam dendam yang dia pelihara
Akulah yang akan menagihnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Asal Bapak Senang

[PUISI] Asal Bapak Senang

06 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction