Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Tumbang di Tanah Surga
ilustrasi bencana alam (pexels.com/Franklin Pena Gutierrez)

Di tanah yang disebut surga
Menanam mimpi di urat-urat fajar,
Sementara langit menenun cahaya
Menjadi selimut bagi rerumputan yang berdoa

Gunung-gunung berdiri gagah
Mengalungkan kabut teramat megah
Mengalir sebagai surat panjang
Yang ditulis hujan kepada lautan

Namun lagi-lagi tumbang
Bukan badai yang menggertakkan gigi angin
Hanya sebuah janji kering
Layaknya tanah tak hapal musim

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team