Teruntuk jiwa dan raga yang senantiasa kurindukan
Vibrasi suaramu kini mulai terlupakan dalam ingatan
Aroma parfum favoritmu pun mulai samar di indra penciuman
Setiap kenangan yang tersisa menjelma bak obat penawar kerinduan
Sudah hampir sewindu, sejak pertemuan terakhir kita waktu itu
Tahukah kamu, ada dua pertanyaan yang selalu terbesit di hatiku
Apakah kau masih ingat dengan diriku?
Apakah kita saling merindu atau hanya aku yang tak bisa melupakanmu?
Ingatlah bahwa kita pernah sedekat kening dan mata, sebelum menjauh bagai gunung dan kota
Kita juga saling mendukung, meski kini berakhir canggung
Percayalah walau jarak menghadang untuk bertemu
Rangkaian kisah bersamamu akan terus bersemayam dalam kalbu
![[PUISI] Untaian Kata tentang Rindu yang Menggema](https://image.idntimes.com/post/20260414/pexels-ian-panelo-8050003_c0924a42-0948-40c9-a85c-35050778da3a.jpg)