Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Untuk Dia

[PUISI] Untuk Dia
ilustrasi pasangan (pixabay.com/5187396)

Kencan pertama, banyak alpa pilihan kata
Cinta tak bisa kusampaikan padanya
Paras ayu nan sempurna telah mengunci segala kata
Semua kalimat seakan tamat tanpa sisa

Aku menatap langit penuh bintang
Berharap kesempatan kedua akan datang
Tapi yang kunanti telah berpindah ke lain kota
Apakah hanya sirna yang tersisa?

Kini, aku berlari dan berlari
Berharap berjumpa lagi
Serta diri lebih berani
Mengucap segala luapan rasa hati

Lewat puisi aku terbangkan pesan cinta
Di langit biru kulukiskan indah sebuah nama
Sembari berharap rima-rima sampai padanya

Bila memang garis nasib cinta
Entah bagaimana caranya
Aku pasti akan menemukan dia

Bertatap mata, di bawah langit berbintang yang sama
Di sebuah taman di pulau raja pujangga
Tersenyum, tertawa, meluapkan kuatnya asmara

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction