Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Warna yang Tak Pernah Pudar

[PUISI] Warna yang Tak Pernah Pudar
ilustrasi beribadah di masjid (pexels.com/Iy)
Share Article

Segala yang tampak indah,
hanya pantulan cahaya dari satu sumber.
Warna-warni dunia hanyalah bias dari putih yang suci,
seperti debu yang tampak abu-abu —
padahal ia berasal dari campuran segalanya.

Manusia pun begitu.
Dari jauh, kita tampak serupa bayangan,
tanpa bentuk, tanpa warna,
karena jarak dan cahaya membuat kita kehilangan rupa.
Namun di dekat hati, barulah tampak perbedaan:
ada yang bercahaya oleh iman,
ada pula yang kelam karena lupa pada Tuhan.

Kita kagum pada yang mencolok —
warna, kemewahan, gemerlap dunia.
Padahal Allah tak melihat rupa dan harta,
melainkan hati dan amalnya.
Bukan warna pakaian yang menarik pandangan-Nya,
melainkan warna jiwa yang ikhlas berjuang dalam diam.

Segala materi di bumi ini tak ada yang sempurna.
Batu butuh tanah untuk berdiri,
tanah butuh air untuk hidup,
air butuh angin untuk mengalir.
Begitu pula manusia —
tak satu pun kokoh tanpa sesamanya.

Namun, kita sering lupa.
Mengejar jabatan, harta, dan pujian,
seakan dunia ini milik sendiri.
Kita lupa, kekuatan bukan dari apa yang kita genggam,
melainkan dari apa yang kita ikhlaskan.

Allah mencintai bukan yang paling berwarna,
tapi yang paling bersih hatinya.
Bukan yang paling tinggi,
tapi yang paling rendah diri di hadapan-Nya.

Dan pada akhirnya,
segala yang tampak akan pudar,
segala warna akan hilang,
yang tersisa hanyalah cahaya —
cahaya dari hati yang kembali kepada-Nya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction
[PUISI] Coba Lagi

[PUISI] Coba Lagi

08 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Tentang Tenang

[PUISI] Tentang Tenang

08 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction