sepiku lebih sunyi dari bisu dini hari
kau takkan sempat sadari sebelum semua serba terlambat
besok, cahaya langit pertama datang mengantar kabar duka padamu
tentang kepergian seseorang yang tiba-tiba
kau tak mungkin sanggup meneteskan tangis
sebab air matamu telah habis demi menangisi yang sia-sia
mungkin malam sembunyikan namamu
antara doa yang tak lagi terucap
sedang aku pergi dengan seluruh sunyi
yang tak sempat kau dengar
jangan kau cari-cari meski pagi mulai ramai
jangan kau panggil aku di antara suara-suara yang berlalu
sebab yang tersisa hanyalah kenangan yang datang begitu terlambat untuk menyelamatkan apa pun
satu hari kau akan ingat
saat sepi duduk di sampingmu
dan kau baru mengerti
ada yang pernah begitu ingin tinggal
tapi kau minta untuk pergi
![[PUISI] Yang Terlambat](https://image.idntimes.com/post/20240517/japan-2014619-1280-c979fdfe2d536eb93792c6e846f1ce41-4e163f5a4d6ff76a94f5b1d77b502535.jpg)