Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Yang Tersisa setelah Runtuh

1 min read
[PUISI] Yang Tersisa setelah Runtuh
ilustrasi merasa kecewa (pexels.com/Daniel Reche)
  • Puisi menggambarkan harapan yang berulang kali tertutup, sementara kabar baik berubah menjadi penantian dan kekecewaan.
  • Tokoh lirik mempertanyakan usaha serta kesempatan yang selalu berakhir, hingga harus memulai kembali dari awal.
  • Di tengah keruntuhan, puisi menegaskan masih ada kekuatan untuk melangkah dan keberanian mencoba lagi selama semangat tetap hidup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Satu per satu harapan kehilangan tempat
Pintu yang kukira terbuka kembali tertutup
Kabar baik berubah menjadi penantian
Lalu penantian berubah menjadi kecewa

Pernah kubawa pulang begitu banyak pertanyaan
Mengapa usahaku belum menemukan jalannya
Mengapa setiap kesempatan berakhir sebelum tiba
Mengapa aku harus mulai lagi dari awal

Namun setelah semuanya terasa runtuh
Masih tersisa tangan untuk menggenggam
Masih tersisa kaki untuk berjalan
Meski belum tahu ke mana arah berikutnya

Mungkin memang bukan kemenangan yang tersisa
Melainkan keberanian untuk mencoba sekali lagi
Sebab selama sesuatu masih hidup di dalam diri
Runtuh bukan menjadi akhir dari segalanya

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Ambang Batas Jelang Pemilu 2029