Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Menepis Sunyi di Penghujung September

1 min read
[PUISI] Menepis Sunyi di Penghujung September
ilustrasi seorang berjalan sendiri melihat senja (pexels.com/Cara Denison)
Share Article

September perlahan menutup cerita 
Menyisakan malam yang terasa berbeda
Di antara riuh kabar dan kepala yang lelah
Kita belajar tenang meski hati belum sepenuhnya reda

Ada harapan yang sempat kehilangan arah
Ada kecewa yang diam-diam masih betah
Namun waktu terus berjalan tanpa menunggu 
Mengajak kita berdamai dengan hal yang tak bisa kembali seperti dulu 

Penghujung September bukan sekadar perpisahan
Tetapi ruang untuk menata kembali harapan 
Meski langkah hari ini terasa berat
Selalu ada alasan untuk bangkit dan kembali melangkah kuat

Biarlah sunyi menjadi teman sementara
Bukan alasan untuk menyerah pada keadaan
Saat September akhirnya benar-benar berlalu
Semoga kita menemukan cahaya baru di antara sisa-sisa ragu

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team