Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PROSA] Ratapan Juang, Harapan Menang

[PROSA] Ratapan Juang, Harapan Menang
ilustrasi lelaki menenangkan diri (pexels.com/Thien Binh)
Share Article

Sorot matamu yang kosong terpaku pada satu arah yang buram. Sesekali tubuh terasa lemas. Energi seketika diserap habis oleh kekhawatiran yang ditimbulkan sendiri. Motivasi untuk terus berjuang pun ikut menghilang. Terbang bersama angin keraguan. Tak ada lagi harapan yang bisa kamu realisasikan. Semuanya seolah luntur dan melebur. Entah menjadi apa, entah hilang ke mana, yang kamu tahu hanyalah “kamu sudah kehilangan banyak hal”.

Dengan langkah yang tertatih-tatih kamu mencoba untuk kembali pulih. Kamu duduk pada sebuah kursi di kamarmu, membuka laptop kesayanganmu, mencari sesuatu di internet yang bertuliskan “cara memunculkan motivasi”, “cara membangkitkan semangat”, setelah itu tanpa ragu kamu langsung menekan artikel paling atas. Kamu membaca artikel itu sampai habis lalu mencoba melakukan apa yang tertulis di sana. Sebaik mungkin kamu melakukan hal-hal yang ada di artikel tadi.

Sampai di mana kamu kembali merasa artikel itu tidak membawa dampak apa pun. Tiba-tiba terdengar suara yang entah datang dari mana berbisik padamu, “Mengapa harus jauh-jauh cari ke luar? Kalau yang kamu cari itu sebenarnya ada di dalam dirimu sendiri.” Kamu bingung, menoleh ke kanan dan ke kiri. Tak kamu temui apa-apa dan siapa-siapa di sana. Hanya dirimu sendiri yang ada.

Sejenak kamu berpikir dan saat itu juga kamu menemukan jawaban. Goresan senyum mulai terlukis lagi dalam dirimu sembari melihat dirimu sendiri dalam cermin. Lalu, kamu mencari buku catatan yang berisi pencapaian, tujuan, dan rencana-rencanamu. Kamu membuka halaman demi halaman. Senyumanmu pun kembali melebar.

Kamu pun tersadar. Ternyata, ketika motivasimu pergi, kamu hanya perlu mencarinya dari diri sendiri. Kamu hanya perlu mengingat-ingat lagi alasanmu memulai semua ini. Kamu hanya perlu mengingat-ingat lagi rencana-rencana yang sudah kamu rancang sejauh ini. Kamu hanya perlu mengingat-ingat lagi perkataan-perkataan baik yang kamu ucapkan pada dirimu sendiri seperti, “Suatu hari nanti aku pasti bisa ada di sana.”

Mau tidak mau, untuk bisa ada di sana, kamu harus terus melangkah, bukan? Mau tidak mau untuk bisa sampai ke atas, kamu harus menaiki anak tangga, bukan? Kamu bisa jadikan itu sebagai motivasimu lagi. Terkadang, ketika kamu merasa kehilangan motivasi itu karena kamu sudah terlalu lama tidak mendengarkan kata hati sendiri.

Ketika kamu merasa tidak memiliki pegangan yang kuat untuk naik tangga, mungkin kamu sendiri yang sudah melepaskan pegangan itu. Padahal, sebenarnya kamu punya. Hanya saja kamu sering mengabaikannya. Mulai sekarang, ingat-ingat lagi apa yang menjadikanmu semangat. Ingat-ingat lagi hal-hal yang membuatmu harus terus berjuang.

Bukankah kamu punya diri sendiri untuk dibahagiakan? Bukankah kamu punya keluarga untuk dibanggakan? Bukankah kamu punya masa depan gemilang untuk kamu usahakan? Bukankah kamu punya mimpi-mimpi untuk dijadikan kenyataan? Tanya lagi pada diri sendiri. Cari apa yang hilang sama-sama supaya bisa kembali menjalankan hidup dengan penuh semangat yang menyala. Nantinya, titik cahaya bisa kembali kamu lihat seterang-terangnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PROSA] Terus Terang, Sampai Pulang

10 Okt 2023, 20:22 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Adira Putri Aliffa
EditorAdira Putri Aliffa

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction