5 Olahan Daging Khas Afghanistan yang Menggugah Selera, Maknyus Total!

Meski tidak terlalu populer jika dibandingkan dengan negara lain, tapi masakan khas Afghanistan menyuguhkan cita rasa yang sangat kaya. Sebagian besar masakan Afghanistan tidak tersentuh oleh pengaruh negara tetangganya. Ini membuktikan keaslian dan gaya memasaknya masih mempertahankan tradisi Afghanistan.
Di antara beragam jenis masakan khas yang dimiliki oleh Afghanistan, beberapa di antaranya ada yang menjadikan daging sebagai bahan utama seperti ulasan berikut ini.
1. Mastawa

Mastawa adalah hidangan musim dingin tradisional Afghanistan yang dibuat dari nasi berbutir pendek dan daging kambing kering yang diasinkan yang disebut lahndi.
Selanjutnya semua bahan tersebut direbus bersama dalam kaldu aromatik yang dibumbui dengan bawang bombay, bawang putih, kunyit, ketumbar, dan daun mint.
Sebagai sentuhan akhir tambahkan narenj atau kulit jeruk dan cabai agar aromanya lebih harum. Mastawa juga dapat disajikan dengan jenis daging kering lain, keju, dan yoghurt.
2. Chopan kabob

Chopan kabob dibuat dari daging domba yang dipanggang di atas arang tradisional Afghanistan yang disebut mankal. Asal usul hidangan ini adalah dahulu ada penggembala domba yang disebut chopa. Mereka kerap menggosok potongan domba dengan banyak garam, lalu menusuknya pada ranting. Kemudian daging yng sudah dibumbui tadi dipanggang di atas api seraya mengawasi kawanan domba.
Saat ini, chopan kabob sering ditambahkan dengan potongan lemak dari ekor domba yang dinamakan jijeq. Tujuannya agar cita rasa yang dihasilkan lebih unik. Chopan kabob cukup banyak ditemukan di kedai di pinggir jalan Afghanistan.
3. Kofta challow

Kofta challow adalah hidangan yang terdiri dari bakso dan nasi putih. Kata kofta sendiri mengacu pada bakso dan challow berarti nasi. Baksonya sendiri dibuat dari kombinasi daging domba atau daging sapi giling, bawang merah, bawang putih, telur, ketumbar, dan lada hitam.
Bahan-bahan tersebut kemudian dimasak dalam saus beraroma tomat dan bawang. Setelah matang, bakso disajikan bersama dengan nasi putih.
4. Shalgham challaw

Shalgham challaw adalah sup tradisional yang berasal dari Afghanistan. Bahan-bahannya terbuat dari kombinasi daging domba, lobak, minyak goreng, bawang bombai, bubuk cabai, jahe, garam, dan gula merah.
Mula-mula potongan daging domba dan bawang bombai ditumis dengan minyak goreng, masukkan garam, lalu tuang air. Selanjutnya dimasak dalam panci bersuhu tinggi, tujuannya untuk melunakkan daging domba.
Kemudian tambahkan lobak, bubuk cabai, jahe, dan gula. Pastikan daging dan lobak benar-benar matang dan empuk, tapi tidak hancur. Terakhir sajikan shalgham challaw saat asap masih mengepul bersama nasi.
5. Aush

Aush sebenarnya merupakan sup mi khas Afghanistan yang teksturnya kental. Namun, sekarang hidangan ini bisa menggunakan nasi sebagai pengganti mi.
Bahan-bahan lain yang dibutuhkan meliputi bawang putih, tomat, daun mint, berbagai macam bumbu rempah-rempah, dan chakkah yang merupakan sejenis yoghurt. Nantinya chakkah dioleskan di atas sup atau diaduk di bagian akhir.
Aush ada banyak macamnya di Afghanistan, dari yang tanpa daging hingga yang dibuat dengan kacang-kacangan. Sedangkan untuk versi aush asli hanya terdiri dari mi dan bakso yang dibuat dari daging domba atau sapi.
Setelah membaca artikel di atas, mana hidangan yang ingin kamu coba pertama kali? Pokoknya saat memiliki kesempatan menjelajahi Afghanistan suatu hari nanti, jangan lupa untuk mencicipi kelezatan rasanya, ya!



















