Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Street Food Khas Spanyol yang Wajib Dicicipi, Ada Churros!
ilustrasi Alhambra Palace di Spanyol (unsplash.com/Jorge Ferńandez Salas)
  • Artikel mengulas lima street food khas Spanyol yang wajib dicoba wisatawan, mulai dari patatas bravas hingga bocadillo de calamares dengan cita rasa unik dan harga terjangkau.
  • Patatas bravas, churros, pinchitos, empanada, dan bocadillo de calamares masing-masing punya karakter khas—dari kentang pedas manis hingga sandwich cumi goreng renyah.
  • Selain populer di kota besar seperti Madrid dan Barcelona, jajanan ini mencerminkan kekayaan kuliner Spanyol yang beragam antara rasa gurih, manis, serta pengaruh budaya lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi banyak orang, liburan ke luar negeri bukan hanya jadi ajang untuk mengunjungi berbagai tempat wisata. Lebih dari itu, liburan ke luar negeri juga jadi waktu yang tepat untuk mencicipi berbagai hidangan khas, termasuk street food di negara tersebut. Hal itu jugalah yang wajib kamu lakukan saat liburan ke Spanyol.

Bisa dibilang, street food Spanyol masih belum terlalu populer di Indonesia. Satu-satunya street food mereka yang kita kenal hanya churros. Padahal selain churros, Spanyol juga memiliki banyak makanan lain yang gak kalah nikmatnya. Entah itu street food manis atau gurih. Tertarik mencoba? Berikut rekomendasi street food Khas Spanyol yang wajib kamu cicipi saat liburan ke sana!

1. Patatas bravas

ilustrasi patatas bravas (unsplash.com/Nacho Carretero Molero)

Patatas bravas merupakan kuliner klasik Spanyol yang sudah ada sejak abad ke 16. Dalam Bahasa Catalan, patatas bravas berarti kentang pemberani. Meski namanya sekilas terdengar unik, pataas bravas sebenarnya adalah kentang goreng yang disajikan dengan saus pedas manis. Jadi kentang dibumbui dengan paprika, cabai, bawang putih, jintan, peterseli, dan oregano, lalu digoreng hingga matang.

Ketika digigit, potongan patatas atau kentang memiliki tekstur luar yang renyah, namun lembut di bagian dalamnya. Rasanya semakin nikmat dengan tambahan saus pedas manis dan sesendok krim aioli yang terbuat dari campuran mayones plus bawang putih. Patatas bravas memiliki porsi yang mengenyangkan, tetapi dengan harga terjangkau yakni sekitar €3 - €4 per porsinya.

2. Churros

ilustrasi churros (unsplash.com/Camara Negra)

Kalau street food yang satu ini, sepertinya semua orang udah tahu. Churros memang cukup populer di Indonesia. Churros sendiri sebenarnya memiliki adonan yang sangat mirip dengan kue soes. Bedanya adalah adonan churros dibuat memanjang dan digoreng hingga matang. Selain cara pengolahan yang berbeda, churros juga disajikan dengan taburan gula halus dan saus cokelat.

Di negara asalnya, churros paling sering dinikmati saat musim dingin. Namun kamu tetap bisa menemukan penjual street food satu ini kapan aja di berbagai kota Spanyol. Untuk seporsi churros lengkap dengan saus coklat, harganya hanya sekitar €3 - €5 aja. Murah bukan?

3. Pinchitos

ilustrasi pinchitos (instagram.com/bonitavidacoffee)

Buat kamu yang suka sate, kamu juga harus mencoba pinchitos. Bisa dibilang, pinchitos ini merupakan sate khas Spanyol. Bedanya dengan sate Indonesia yang diberi bumbu kecap, pinchitos terbuat dari potongan daging dan sayur yang sudah dimarinasi dengan aneka rempah sebelum dipanggang. Alhasil cita rasanya jadi lebih kaya dengan aroma smokey yang menggoda.

Pilihan daging yang tersedia juga cukup beragam, tetapi yang paling umum adalah daging ayam, babi, atau domba. Di Spanyol, selain bisa didapatkan di kedai street food, pinchitos juga sering tersedia di bar dan restoran sebagai hidangan pembuka. Satu tusuk pinchitos biasanya disajikan dengan saus salsa atau mayones. Lagi-lagi harganya cukup bersahabat yakni sekitar €2 - €4 per tusuknya.

4. Empanada

ilustrasi empanada (unsplash.com/Scott Eckersley)

Bisa dibilang, empanada ini merupakan pastel versi Spanyol. Dalam bahasa Spanyol, empanada sendiri berarti ditutupi dengan roti. Namun alih-alih roti, kulit luar empanada justru terbuat dari pastry yang diberi isian berupa daging, keju, dan sayuran. Kulit pastry yang sudah diberi isian kemudian dilipat membentuk setengah lingkaran, sebelum akhirnya dipanggang hingga matang dan disajikan dengan aneka saus celupan seperti saus tomat, mustard, serta mayones.

Empanada sendiri berasal dari Galicia dan merupakan makanan warisan Bangsa Moor. Meski begitu, saat ini Barcelona dan Madrid dikenal sebagai tempat terbaik untuk mencoba empanada dengan beragam variasi isian dan harga murah yaitu berkisar antara €3 - €5.

5. Bocadillo de Calamares

ilustrasi bocadillo de calamares (instagram.com/carmela.bcn)

Kalau kamu suka jajanan yang mengenyangkan dengan porsi yang lebih niat, kamu mungkin menyukai bocadillo de calamares. Street food satu ini pada dasarnya adalah sandwich. Namun alih-alih diisi dengan sosis atau irisan daging, bocadillo de calamares justru memiliki isian cumi goreng tepung. Jadi cumi-cumi yang sudah dibersihkan, dipotong-potong, dilapisi tepung, dan digoreng sehingga menghasilkan tekstur kulit yang renyah.

Bocadillo de calamares sendiri berasal dari Madrid dan paling banyak dijual di wilayah pesisir Spanyol. Jadi kalau kamu jalan-jalan ke pantai, jangan lupa mencicipi street food satu ini, ya! Harganya murah kok, cuma sekitar €4 - €6 aja!

Jika kamu berkunjung ke Spanyol, mencicipi aneka street food dan hidangan di sana jadi hal yang wajib. Pasalnya banyak dari jajanan ini hanya bisa ditemukan di Spanyol dan gak ada di negara lain. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article