Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Membuat Bolu Wortel ala TUKU yang Moist Teksturnya

5 Tips Membuat Bolu Wortel ala TUKU yang Moist Teksturnya
bolu wortel dengan cream cheese (unsplash.com/Steward Maswenang)

Bolu wortel atau yang juga dikenal dengan nama carrot cake masih jadi salah satu menu favorit banyak orang di kedai kopi TUKU. Kalau kamu juga suka ngopi di sini, kamu mungkin udah cobain bolu wortel ini beberapa kali. Biasanya orang menikmatinya dengan kopi susu yang juga jadi menu kesukaan banyak orang.

Berbeda dengan bolu atau cake lain, bolu wortel terkenal dengan rasa rempahnya yang cukup dominan. Teksturnya juga lebih moist bahkan cenderung rapuh. Buat kamu yang penasaran sama rasanya, kamu sebetulnya juga bisa cobain resep bolu wortel ala TUKU di rumah. Nah agar rasanya seenak yang di kedai kopi, sebelum buat, kamu wajib baca tips membuat bolu wortel ala TUKU di bawah ini!

1. Gunakan wortel segar dengan parutan halus

wortel segar
wortel segar (unsplash.com/Nick Fewings)

Memanggang bolu biasanya memakan waktu antara 35-45 menit. Sayangnya durasi waktu ini terlalu singkat untuk membuat wortel mentah jadi matang, terutama kalau wortel yang digunakan masih dalam bentuk parutan kasar dan sudah tercampur dengan bahan lainnya. Satu-satunya solusi adalah dengan memarut halus wortel. Wortel yang sudah diparut halus bukan hanya matang lebih cepat, tetapi juga lebih mudah diaduk ketika dicampur dengan bahan bolu lainnya. Hasilnya, bolu akan memiliki rasa manis khas wortel yang lebih merata.

Selain itu, pilih wortel segar yang berukuran sedang karena memiliki rasa manis yang lebih kuat. Hindari menggunakan baby wortel berukuran kecil atau wortel tua yang keras dan sulit untuk diparut.

2. Jangan ragu untuk menambahkan berbagai jenis rempah

aneka bumbu rempah
aneka bumbu rempah (unsplash.com/Anju Ravindranath)

Meski namanya bolu wortel, cake satu ini memiliki rasa rempah yang lebih dominan. Penggunaan wortel sendiri biasanya berfungsi untuk menjaga tekstur bolu agar tetap lembap dan memberikan sedikit rasa manis. Untuk itu, jangan ragu untuk menambahkan rempah lebih banyak pada adonan. Bolu wortel sendiri biasanya menggunakan bubuk kayu manis, jahe, dan pala sebagai bahan utamanya. Namun kamu juga bisa bereksperimen dengan menambahkan cengkeh, atau sedikit kapulaga pada adonan untuk memberikan rasa rempah yang sedikit lebih kuat.

Terakhir, jangan lupa menambahkan sedikit parutan kulit jeruk pada adonan. Gak hanya membantu menyeimbangkan rasa rempah, menambahkan parutan kulit jeruk juga bikin aroma bolu wortel jadi lebih harum ketika sudah matang.

3. Tambahkan minyak sayur pada adonan

minyak sayur
minyak sayur (unsplash.com/Stephanie Sarlos)

Normalnya adonan bolu hanya menggunakan mentega sebagai bahan utamanya. Meski mentega membuat rasa bolu jadi lebih enak, tetapi bahan ini juga bisa membuat tekstur bolu jadi lebih kering terutama setelah bolunya dingin. Nah untuk mempertahankan rasa maupun tekstur bolu wortel yang lembut, kamu bisa menambahkan minyak pada adonan. Minyak memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dan gak akan mengeras ketika dingin. Ketika ditambahkan ke adonan bolu, minyak akan mempertahankan kelembaban pada adonan dan menjaga teksturnya tetap lembut bahkan setelah kue sudah lama dikeluarkan dari oven.

Sejauh ini, minyak sayur adalah pilihan paling ekonomis dan mudah dicari. Selain itu, kamu juga dapat menggunakan minyak canola atau sunflower oil sebagai pengganti minyak sayur.

4. Hindari mengaduk adonan bolu wortel terlalu lama

adonan bolu
adonan bolu (unsplash.com/Toa Heftiba)

Saat membuat bolu, kita memang perlu memastikan semua bahan yang digunakan tercampur rata. Salah satu caranya adalah dengan mengaduk adonan dengan menggunakan baloon whisk, mixer, atau bahkan spatula kayu. Cara ini memang bikin semua bahan menyatu, tetapi di sisi lain, mengaduk terlalu lama juga bisa merusak tekstur bolu.

Seperti yang kita tahu, tepung terigu merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan bolu. Masalahnya adalah ketika tepung diaduk terlalu lama, gluten yang terkandung dalam tepung akan terbentuk. Ketika dipanggang, gluten ini akan memberikan tekstur yang lebih padat serta kenyal yang bikin bolu jadi bantet. Nah supaya bencana ini gak terjadi, kamu hanya perlu mengaduk bahan secukupnya. Saat memasukkan tepung terigu misalnya, kamu hanya perlu mengaduk sampai tepung terigunya gak terlihat lagi pada adonan.

5. Gunakan buttermilk sebagai pengganti susu

segelas buttermilk
segelas buttermilk (unsplash.com/Mario Raj)

Banyak orang menambahkan susu pada adonan bolu atau cake. Namun jika kamu mau tekstur bolu wortel yang lebih lembut dan ringan, buttermilk adalah pilihan terbaik. Buttermilk sendiri adalah cairan sisa dalam pembuatan mentega. Saat ini, kamu bisa dengan mudah mendapatkan bahan ini di supermarket.

Buttermilk bersifat asam, dan dapat membantu memecah gluten dan protein saat adonan dipanggang. Hasilnya, bolu wortel akan memiliki tekstur yang lembut. Selain itu, sifat asam pada buttermilk juga bereaksi dengan soda kue yang bersifat basa, dan membuat adonan mengembang lebih baik saat dipanggang. Hasilnya kamu bukan hanya mendapatkan bolu wortel dengan tekstur yang lembut, tetapi juga lebih ringan.

Dibandingkan dengan bolu atau jenis cake lain, bolu wortel memang belum begitu populer di Indonesia. Padahal bolu satu ini enak banget lho, terutama kalau kamu suka kue dengan rasa-rasa rempah. Terakhir, bolu wortel juga cocok banget nemenin waktu ngopi atau ngeteh. Gak heran kalau bolu ini jadi menu favorit di kedai kopi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Kenapa Jamur Truffle Mahal? Ini 5 Fakta Menarik di Baliknya

26 Apr 2026, 20:15 WIBFood