5 Tips Menumis Ika Itame, Cumi Pedas ala Jepang agar Tidak Bau Laut

- Pilih cumi yang segar dan bersih untuk hasil masakan terbaik
- Rendam dengan air jeruk nipis atau jahe untuk menghilangkan bau amis
- Tumis dengan api besar dan cepat agar cumi tetap kenyal tanpa bau laut
Kalau kamu suka masakan Jepang, pasti sudah tidak asing dengan ika itame, yakni tumisan cumi pedas yang menggugah selera. Hidangan ini terkenal dengan cita rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang bikin nagih. Namun, salah satu tantangan terbesar saat memasaknya adalah bau laut dari cumi yang terkadang masih menempel.
Bau amis bisa membuat selera makan berkurang meski bumbu sudah kuat. Meski begitu, ada beberapa trik sederhana agar ika itame buatanmu tetap harum dan enak. Yuk, simak beberapa tips berikut supaya tumisan cumi ala Jepang ini makin istimewa dan bebas bau laut.
1. Pilih cumi yang segar dan bersih

Kualitas cumi sangat menentukan hasil masakan. Pilih cumi yang matanya jernih, kulitnya tidak berlendir, dan baunya segar seperti laut. Hindari cumi yang berwarna kusam atau berbau menyengat karena biasanya sudah tidak segar.
Setelah itu, bersihkan bagian tinta dan tulang rawannya secara menyeluruh. Jangan lupa kupas lapisan kulit ungu pada cumi agar tampilannya lebih putih dan bersih. Cumi yang segar dan bersih akan lebih mudah diolah tanpa meninggalkan bau amis.
2. Rendam dengan air jeruk nipis atau jahe

Sebelum ditumis, rendam cumi sebentar dengan perasan jeruk nipis atau air jahe. Kedua bahan ini ampuh menghilangkan bau amis dan membuat aroma cumi lebih segar. Rendaman ini cukup dilakukan sekitar 10 menit agar tekstur cumi tidak berubah.
Selain jeruk nipis, kamu juga bisa memakai sedikit cuka atau sake untuk versi lebih autentik ala Jepang. Pastikan setelah direndam, cumi dicuci lagi dengan air bersih. Dengan begitu, rasa pedas dari ika itame tidak terganggu oleh bau laut.
3. Tumis dengan api besar dan cepat

Cumi termasuk bahan yang cepat matang, jadi menumisnya harus dengan api besar dan waktu singkat. Teknik ini membuat cumi matang merata, empuk, dan tidak mengeluarkan terlalu banyak air. Hasilnya, tekstur cumi tetap kenyal tanpa menjadi alot.
Jika terlalu lama dimasak, cumi bisa mengeluarkan bau amis dan menjadi keras. Pastikan semua bumbu sudah harum terlebih dahulu sebelum cumi dimasukkan ke wajan. Dengan begitu, aroma bumbu bisa langsung menyerap dan menutupi bau laut.
4. Gunakan bumbu khas Jepang yang kuat

Agar cita rasa lebih autentik, gunakan bumbu khas Jepang seperti miso, mirin, kecap asin, dan sedikit sake. Bumbu ini bukan hanya memperkaya rasa, tapi juga membantu mengurangi bau amis pada cumi. Kombinasinya akan menghasilkan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis khas ika itame.
Tambahkan bawang putih, jahe, dan cabai segar agar aromanya semakin wangi. Bumbu pedas ini akan membuat cumi lebih nikmat sekaligus menutupi bau laut. Jangan lupa koreksi rasa sebelum diangkat agar hasilnya sesuai selera.
5. Tambahkan sayuran segar sebagai penyeimbang

Ika itame biasanya disajikan dengan tambahan sayuran seperti paprika, bawang bombai, atau sawi Jepang. Sayuran ini memberikan aroma segar sekaligus menyeimbangkan rasa pedas gurih dari cumi. Selain itu, teksturnya yang renyah membuat hidangan lebih bervariasi.
Masukkan sayuran di tahap akhir agar tidak terlalu layu. Sayuran yang masih segar akan membantu menyerap sedikit aroma amis dari cumi. Dengan tambahan ini, tumisan cumi pedas ala Jepang jadi lebih segar, sehat, dan menggugah selera.
Sudah siap mencoba memasak ika itame yang harum, pedas, dan bebas bau laut? Dengan trik sederhana ini, sajian cumi ala Jepang buatanmu akan jadi favorit keluarga di meja makan.