7 Tips Membuat Kue Putri Salju Lumer di Mulut, Ekstra Lembut!

Kue putri salju menjadi salah satu kue kering favorit yang sering hadir di berbagai perayaan, terutama saat Lebaran. Teksturnya yang lembut serta rasa manis yang berpadu dengan gurihnya mentega membuat kue ini begitu digemari. Namun, untuk mendapatkan kue putri salju yang benar-benar lumer di mulut, ada beberapa tips membuat kue putri salju yang harus kamu perhatikan dalam proses pembuatannya.
Gak hanya sekadar mencampur bahan dan memanggang, ada beberapa langkah penting yang akan menentukan hasil akhir kue putri salju, lho. Berikut ini adalah tips yang bisa kamu ikuti agar kue putri salju buatanmu benar-benar lumer di mulut!
1. Pilih bahan berkualitas

Menggunakan bahan berkualitas adalah kunci utama dalam membuat kue putri salju yang lembut dan lumer di mulut. Pastikan kamu memilih tepung terigu dengan protein rendah, karena jenis tepung ini akan menghasilkan tekstur kue yang lebih renyah namun tetap lembut. Tepung dengan kadar protein tinggi justru akan membuat kue menjadi keras dan kurang nikmat saat dimakan, lho.
Selain itu, gunakan mentega yang sudah dicairkan dan didinginkan sebelum dicampurkan ke dalam adonan. Mentega berkualitas tinggi akan memberikan aroma yang lebih harum dan tekstur yang lebih lembut pada kue. Hindari penggunaan margarin, karena hasil akhirnya bisa berbeda dengan tekstur yang lebih padat, ya.
2. Ayak bahan kering sebelum dicampur

Mengayak bahan kering seperti tepung terigu dan gula halus sangat penting untuk mendapatkan adonan yang halus dan gak bergerindil. Proses ini membantu menghilangkan gumpalan yang dapat membuat tekstur kue menjadi kasar dan gak merata. Selain itu, bahan yang sudah diayak juga lebih mudah tercampur dengan bahan lain, sehingga adonan menjadi lebih homogen.
Jika kamu menggunakan bahan tambahan seperti susu bubuk atau maizena, pastikan juga untuk mengayaknya bersama tepung terigu, ya. Dengan begitu, tekstur kue putri salju akan semakin halus dan lumer saat dikunyah.
3. Campur adonan dengan benar

Cara mencampur adonan juga berpengaruh besar terhadap hasil akhir kue. Saat mencampurkan bahan-bahan, lakukan dengan hati-hati agar tekstur kue tetap ringan dan gak terlalu padat. Sebaiknya, campurkan semua bahan dalam kondisi mixer mati terlebih dahulu, kemudian baru nyalakan mixer dengan kecepatan rendah. Hal ini membantu mencegah adonan menjadi terlalu berat dan keras.
Hindari mengaduk adonan terlalu lama karena bisa membuat gluten dalam tepung berkembang, yang akhirnya akan menghasilkan kue yang keras dan gak lumer. Aduk secukupnya hingga semua bahan tercampur rata, lalu hentikan proses pencampuran agar adonan tetap lembut.
4. Cetak dengan ketebalan yang seragam

Agar kue matang secara merata, penting untuk menggiling adonan dengan ketebalan yang sama sebelum dipotong atau dicetak. Ketebalan yang gak seragam dapat menyebabkan beberapa bagian kue lebih cepat matang atau bahkan gosong, sementara bagian lainnya masih mentah. Oleh karena itu, usahakan menggiling adonan dengan ketebalan sekitar 5–7 mm agar kue matang secara merata, ya.
Selain itu, gunakan cetakan yang seragam agar semua kue memiliki ukuran yang sama. Jika ukuran dan bentuk kue bervariasi, maka waktu pemanggangan juga bisa berbeda-beda, sehingga ada kemungkinan beberapa kue akan matang lebih cepat daripada yang lain.
5. Panggang dengan suhu yang tepat

Suhu pemanggangan yang tepat adalah faktor kunci dalam mendapatkan kue putri salju yang lembut dan lumer. Panggang kue dalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu pada suhu sekitar 150–160 derajat Celcius. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat kue cepat gosong di bagian luar, tetapi masih kurang matang di dalamnya.
Jika menggunakan oven listrik atau oven dengan suhu yang gak merata, kamu bisa memutar loyang di tengah proses pemanggangan agar kue matang secara sempurna. Panggang kue selama 15–20 menit atau hingga bagian bawah kue terlihat sedikit keemasan.
6. Taburi gula halus setelah kue dingin

Salah satu ciri khas kue putri salju adalah lapisan gula halus yang melapisinya. Namun, penting untuk menunggu hingga kue benar-benar dingin sebelum menaburkan gula halus. Jika gula ditaburkan saat kue masih panas, maka gula akan meleleh dan mengeras, sehingga gak menghasilkan tekstur yang lembut dan halus seperti yang diharapkan.
Gunakan gula halus dalam jumlah yang cukup agar kue terasa manis dan memiliki tampilan yang cantik. Kamu bisa meletakkan kue dalam wadah tertutup dan menggoyangkannya dengan gula halus untuk memastikan setiap bagian kue tertutup sempurna.
7. Simpan dalam wadah kedap udara

Agar kue putri salju tetap renyah dan lumer dalam waktu lama, pastikan untuk menyimpannya dalam wadah kedap udara. Kelembapan udara dapat membuat kue menjadi lembek dan kehilangan kerenyahannya. Gunakan wadah berbahan plastik atau kaca dengan penutup rapat untuk menjaga kualitas kue.
Kamu juga bisa menambahkan lapisan kertas roti di antara susunan kue agar gula halus tidak terlalu menyatu dan tekstur tetap terjaga. Simpan di tempat yang sejuk dan kering agar kue tetap enak dikonsumsi hingga beberapa minggu.
Dengan mengikuti tips membuat kue putri salju lumer di mulut ini, kamu bisa membuat kue yang memiliki tekstur yang sempurna. Selamat mencoba dan semoga berhasil!






![[QUIZ] Jangan Ngaku Orang Yogyakarta kalau Gak Tahu Nama Kuliner Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250710/upload_6a4810e754f95ac710e5a132a50e39ed_6ed5ec26-1468-4a01-a220-a6606983b10d_watermarked_idntimes-1.png)




![[QUIZ] Ibarat Olahan Matcha, Kamu Cocoknya Jadi Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250715/upload_49789ae6e172fd2e78a12a10bc2c5be1_a6cf7963-80b8-4fed-a100-f4242b601573.jpg)



![[QUIZ] Jajanan Indonesia Gluten Free yang Cocok untukmu](https://image.idntimes.com/post/20240920/aldrin-rachman-pradana-sgirtcizv9e-unsplash-5f33a6106b7b2abdfec00ff311918826-3c6a39a9b8cf80e13f7374021c57d805.jpg)



