Harga kopi yang kita beli setiap hari ternyata bukan cuma dipengaruhi oleh kualitas biji kopi atau tren coffee shop saja. Pasalnya, di balik secangkir kopi yang terlihat sederhana, ada banyak faktor ekonomi yang ikut berperan, salah satunya pergerakan nilai tukar dolar terhadap rupiah.
Ketika harga dolar naik, dampaknya ternyata tidak hanya terasa pada barang elektronik atau kebutuhan impor saja, tetapi juga pada industri kopi. Meski Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, industri kopi dalam negeri tetap memiliki hubungan erat dengan pasar global.
Hal inilah yang membuat perubahan nilai dolar dapat memengaruhi harga kopi secara perlahan, bahkan tanpa disadari banyak orang. Lalu, sebenarnya bagaimana hubungan antara dolar dan secangkir kopi yang kita minum setiap hari? Agar tidak penasaran, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
