Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Micin Bisa Mengurangi Rasa Asin pada Masakan?

Apakah Micin Bisa Mengurangi Rasa Asin pada Masakan?
ilustrasi makan sup (unsplash.com/Henrique Felix)

Siapa nih yang pernah lagi asyik masak, eh tiba-tiba tangan "keseleo" menuangkan garam terlalu banyak? Pasti langsung panik, ya. Masakan yang harusnya nikmat malah jadi asin banget sampai bikin lidah bergetar. Biasanya, solusi pertama yang terpikirkan adalah menambah air atau kentang. Tapi, pernah gak kamu mendengar kalau micin alias MSG bisa jadi penyelamat saat masakan kemanisan atau keasinan?

Mitos atau fakta sih kalau micin bisa menetralisir rasa asin? Buat kamu yang sering berkutat di dapur, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini supaya rasa masakan kamu tetap juara!

1. Apa itu micin (MSG) dan fungsinya?

Ilustrasi micin
Ilustrasi micin (pixabay.com/mkupiec7)

Sebelum membahas lebih jauh, kita harus tahu dulu apa itu micin. MSG atau Monosodium Glutamat adalah garam natrium dari asam glutamat, salah satu asam amino yang paling banyak ditemukan di alam. Secara alami, glutamat ini ada di dalam tomat, keju, hingga jamur.

Fungsi utama micin bukanlah untuk memberikan rasa asin seperti garam dapur, melainkan untuk memberikan rasa umami alias rasa gurih yang mendalam. Umami sering disebut sebagai "rasa kelima" setelah manis, asam, pahit, dan asin. Jadi, micin bertugas sebagai penguat rasa agar semua komponen bumbu dalam masakan kamu jadi lebih seimbang dan keluar aromanya.

2. Apakah micin bisa mengurangi rasa asin?

Ilustrasi micin
Ilustrasi micin (pexels.com/Tara Winstead)

Jawabannya adalah ya, micin bisa membantu mengurangi persepsi rasa asin pada masakan kamu. Namun, perlu dicatat bahwa micin tidak secara ajaib menghilangkan molekul garam yang sudah terlanjur larut. Cara kerjanya lebih ke arah penyeimbangan rasa di lidah kamu. Ini terjadi karena MSG memberikan rasa gurih (umami) yang sangat intens. Saat kamu menambahkan sedikit micin ke dalam masakan yang terlalu asin, rasa umami akan menyeimbangkan dominasi rasa asin tersebut. Hasilnya, rasa asin yang tadinya tajam dan menusuk lidah akan terasa lebih lembut dan menyatu dengan komponen rasa lainnya tanpa menghilangkan kelezatan asli masakan tersebut.

3. Rahasia mengurangi garam dengan MSG

ilustrasi garam
ilustrasi garam (pexels.com/Castorly Stock)

Data menarik yang perlu kamu tahu adalah penggunaan MSG ternyata memungkinkan kamu untuk mengurangi takaran garam hingga 30 persen sampai 50 persen, lho! Kok bisa? Karena micin memberikan kepuasan rasa yang cukup meski kadar natriumnya lebih rendah daripada garam dapur biasa.

Micin hanya mengandung sekitar sepertiga dari jumlah natrium yang ada pada garam meja. Jadi, kalau kamu memasukkan sedikit micin, kamu tidak perlu menggunakan banyak garam untuk mendapatkan rasa yang sedap. Hal ini sangat berguna buat kamu yang ingin menjaga kesehatan tapi gak mau makan makanan yang terasa hambar. Dengan perpaduan yang pas, masakan tetap terasa "mantap" di lidah meskipun penggunaan garamnya dipangkas habis-habisan.

4. Tips mengatasi masakan terlalu asin dengan tepat

Ilustrasi micin
Ilustrasi micin (pexels.com/Maria Petersson)

Kalau masakan kamu sudah terlanjur sangat asin, jangan hanya mengandalkan micin dalam jumlah banyak, ya. Gunakan langkah-langkah cerdas berikut ini:

  • Tambahkan sedikit micin: Masukkan sedikit demi sedikit untuk menyeimbangkan rasa asin dengan rasa gurih. Ingat, tujuannya adalah balancing, bukan menumpuk rasa.
  • Gunakan penyeimbang asam: Kamu bisa menambahkan perasan jeruk nipis atau sedikit cuka. Rasa asam bisa membantu mengalihkan perhatian lidah dari rasa asin yang berlebihan.
  • Tambahkan bahan penyerap: Kalau masakan kamu berkuah, masukkan potongan kentang mentah. Kentang berfungsi seperti spons yang akan menyerap sebagian garam.
  • Encerkan: Jika memungkinkan, tambahkan sedikit air atau santan untuk memecah konsentrasi rasa asin, lalu gunakan micin untuk mengembalikan kekuatan rasanya agar tidak terasa tawar.

Jadi, sekarang kamu sudah tahu kan kalau micin bukan cuma sekadar penyedap, tapi juga bisa jadi "asisten" buat menyelamatkan masakan yang terlalu asin. Menggunakan micin dalam batas wajar itu gak berbahaya, kok. Yang penting, kamu harus pintar dalam mengatur keseimbangan bumbu agar masakan tetap sehat dan lezat. Selamat memasak!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

Rahasia Kulit Ayam Goreng Crispy Tahan Lama tanpa Baking Powder

08 Apr 2026, 21:15 WIBFood