Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
⁠Berapa Lama Pempek Tahan Disimpan untuk Oleh-oleh?
Potret pempek (pexels.com/Sokat Rachman)
  • Pempek matang yang belum dibekukan tahan sekitar 1–2 hari di kulkas dan tidak boleh lama di suhu ruang, sehingga lebih cocok untuk perjalanan singkat atau segera dikonsumsi.
  • Pempek frozen dapat bertahan beberapa minggu hingga bulan di freezer, bergantung pada pengemasan dan petunjuk produsen; cek masa simpan serta tanggal kedaluwarsa sebelum membeli.
  • Untuk perjalanan, gunakan kemasan kedap udara dan cooler bag dengan ice gel, pisahkan cuko, lalu simpan kembali di kulkas atau freezer; hindari pempek berbau, berlendir, atau berubah warna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pempek menjadi salah satu oleh-oleh khas Palembang yang hampir selalu diburu wisatawan. Teksturnya yang kenyal dengan cita rasa gurih semakin nikmat ketika disajikan bersama cuko yang pedas, asam, dan manis. Tak heran jika banyak wisatawan membawa pempek sebagai buah tangan untuk keluarga atau teman di rumah.

Pempek termasuk makanan yang cukup mudah mengalami perubahan kualitas, terutama jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. Hal ini penting diperhatikan jika kamu membelinya untuk perjalanan jauh. Lama penyimpanan pempek juga bergantung pada jenis pempek, cara pengemasan, serta suhu penyimpanannya.

Lantas, berapa lama pempek bisa bertahan untuk dijadikan oleh-oleh? Simak panduannya berikut ini!

1. Pempek yang baru matang

Pempek yang baru matang dan belum melalui proses pembekuan umumnya hanya tahan sekitar 1–2 hari, jika disimpan di dalam kulkas. Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat membuat pempek cepat basi.

Jika hanya disimpan pada suhu ruang, pempek sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama, terutama dalam kondisi cuaca panas. Oleh karena itu, pempek matang lebih cocok dibawa untuk perjalanan yang tidak terlalu jauh atau segera dikonsumsi setelah sampai di tujuan.

2. Pempek frozen bisa bertahan lebih lama

Potret pempek (pexels.com/Jamaludin Muh)

Untuk perjalanan jauh, pempek beku atau frozen menjadi pilihan yang lebih praktis. Pempek yang sudah dikemas dengan baik dan disimpan di dalam freezer umumnya dapat bertahan selama beberapa pekan hingga beberapa bulan, tergantung cara pengemasan dan petunjuk dari produsennya.

Sebelum membeli, perhatikan informasi masa simpan yang tercantum pada kemasan. Produk yang dikemas secara profesional biasanya memiliki petunjuk penyimpanan dan tanggal kedaluwarsa yang lebih jelas.

3. Gunakan kemasan kedap udara

Kemasan juga berpengaruh terhadap daya tahan pempek. Jika ingin membawanya sebagai oleh-oleh, pilih pempek yang sudah dikemas rapat atau menggunakan metode vacuum sealer.

Kemasan kedap udara dapat membantu mengurangi paparan udara dan kontaminasi dari luar. Pempek juga sebaiknya tidak langsung dicampur dengan cuko dalam satu kemasan, karena dapat memengaruhi tekstur dan membuatnya lebih cepat mengalami perubahan kualitas.

4. Bawa menggunakan tas pendingin

Potret pria membawa cooler bag (pexels.com/Norma Mortenson)

Jika perjalanan membutuhkan waktu berjam-jam, jangan hanya mengandalkan suhu ruang. Pempek, khususnya yang masih dalam kondisi dingin atau beku, sebaiknya dibawa menggunakan tas pendingin (cooler bag) bersama ice gel atau sumber pendingin lainnya.

Cara ini membantu mempertahankan suhu pempek selama perjalanan. Setibanya di rumah, segera masukkan pempek ke kulkas jika akan segera dikonsumsi. Kalau mau menyimpannya lebih lama, kamu bisa membekukannya di freezer.

5. Pisahkan pempek dan cuko

Cuko sebaiknya disimpan di dalam wadah terpisah dari pempek. Selain membuat pempek lebih mudah disimpan, cara ini juga membantu mempertahankan tekstur pempek agar tidak terlalu lembek. Cuko yang sudah dikemas dalam botol atau wadah tertutup juga lebih praktis dibawa sebagai oleh-oleh. Pastikan wadah tidak bocor dan simpan sesuai petunjuk dari penjual.

6. Kenali tanda pempek sudah tidak layak makan

Potret menggoreng pempek (pexels.com/RDNE Stock project)

Sebelum mengolah atau menyantap pempek yang sudah disimpan, perhatikan kondisinya terlebih dahulu. Pempek yang sudah tidak layak makan biasanya mengalami perubahan aroma, warna, tekstur, atau rasa.

Jika muncul bau asam atau menyengat yang tidak biasa, permukaan berlendir, perubahan warna, atau tanda-tanda kerusakan lainnya, sebaiknya jangan dikonsumsi. Jangan hilangkan bagian yang terlihat rusak, lalu tetap menikmati sisanya, karena kontaminasi bisa saja sudah menyebar di semua bagian pempek tanpa terlihat dari permukaan.

Jadi, kalau membeli pempek untuk oleh-oleh, jangan lupa tanyakan kepada penjual mengenai masa simpan, suhu penyimpanan, dan cara membawa produk selama perjalanan. Setiap produk bisa memiliki daya tahan berbeda, sehingga petunjuk dari produsen tetap menjadi acuan utama.

Curated For You

Editorial Team

Related Article