Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Jenis Dashi Khas Jepang Penyumbang Rasa Umami Alami, Bikin Nagih!
ilustrasi dashi (pexels.com/ Rafael Nicida)

Kalau kamu pernah mencicipi masakan Jepang yang terasa gurih meski bumbunya sederhana, kemungkinan besar rahasianya ada pada dashi. Kaldu khas Jepang ini menjadi dasar dari banyak hidangan, mulai dari sup miso, ramen, udon, chawanmushi, hingga berbagai saus dan kuah lainnya. Meski tampilannya bening, dashi menyimpan cita rasa umami yang begitu kaya.

Menariknya, dashi gak hanya dibuat dari satu bahan saja. Ada beberapa jenis dashi yang memiliki karakter rasa berbeda, tergantung bahan utama yang digunakan. Perbedaan inilah yang membuat setiap masakan Jepang punya rasa khasnya sendiri. Yuk, kenali lima jenis dashi yang paling populer berikut ini!

1. Awase dashi

ilustrasi awase dashi (istockphoto.com/ TatayaKudo)

Awase dashi merupakan jenis dashi yang paling sering digunakan dalam masakan Jepang. Kaldu ini dibuat dengan menggabungkan kombu atau rumput laut kering dan katsuobushi, yaitu serutan ikan bonito yang telah diasap dan dikeringkan.

Perpaduan kedua bahan tersebut membuat awase dashi memiliki rasa umami yang lebih kaya dan seimbang. Karena karakternya yang fleksibel, jenis dashi ini cocok digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari sup miso, kuah udon, oden, hingga aneka masakan rumahan.

2. Kombu dashi

ilustrasi kombu dashi (magnific.com/ freepik)

Kombu dashi dibuat hanya dari kombu, yaitu rumput laut kering yang banyak dipanen di wilayah Hokkaido. Cara membuatnya juga cukup sederhana karena kombu hanya perlu direndam atau dipanaskan perlahan di dalam air tanpa sampai mendidih.

Rasanya lembut dengan sentuhan umami alami yang gak terlalu kuat. Karena berasal dari bahan nabati, Kombu dashi sering menjadi pilihan untuk hidangan vegetarian atau menu yang ingin mempertahankan rasa asli dari bahan-bahan lainnya.

3. Katsuo dashi

ilustrasi katsuo dashi (pexels.com/ Gu Ko)

Katsuo dashi dibuat dari katsuobushi atau serutan ikan bonito kering. Setelah diseduh dengan air panas, serutan ikan tersebut akan mengeluarkan aroma asap yang khas serta rasa gurih yang cukup kuat.

Jenis dashi ini sering dipakai untuk hidangan yang membutuhkan rasa lebih tegas, seperti sup bening, saus celup, hingga kuah mi. Aroma khasnya juga menjadi salah satu ciri yang mudah dikenali dalam banyak masakan Jepang tradisional.

4. Iriko dashi

ilustrasi niboshi (commons.wikimedia.org/ 挪威 企鵝)

Iriko dashi dibuat menggunakan ikan teri kecil yang telah dikeringkan, atau dikenal dengan nama niboshi. Sebelum dimasak, kepala dan isi perut ikan biasanya dibuang agar rasa pahitnya berkurang.

Kaldu ini memiliki cita rasa yang lebih kuat dibanding kombu dashi, dengan sentuhan gurih khas seafood. Iriko dashi cukup populer di beberapa daerah Jepang, terutama untuk membuat sup miso dan kuah mi yang sederhana tetapi tetap kaya rasa.

5. Shiitake dashi

ilustrasi shiitake (pexels.com/ Markus Winkler)

Shiitake dashi menggunakan jamur shiitake kering sebagai bahan utamanya. Jamur direndam selama beberapa jam hingga sari umaminya larut ke dalam air dan menghasilkan kaldu yang harum.

Aromanya khas dengan rasa gurih yang sedikit earthy. Selain cocok untuk hidangan vegetarian, shiitake dashi juga sering dipadukan dengan kombu dashi agar rasa kaldunya semakin dalam tanpa perlu menggunakan bahan hewani.

Dashi menjadi salah satu alasan kenapa masakan Jepang terasa begitu kaya rasa meski menggunakan bumbu yang sederhana. Setiap jenis dashi memiliki karakter yang berbeda, mulai dari gurih yang ringan hingga aroma seafood yang lebih kuat, sehingga bisa disesuaikan dengan hidangan yang akan dimasak.

Kalau kamu ingin mencoba memasak masakan Jepang di rumah, mengenal jenis-jenis dashi adalah langkah awal yang penting. Dengan memilih dashi yang tepat, kamu bisa merasakan cita rasa umami khas Jepang yang selama ini menjadi rahasia di balik banyak hidangan favorit.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article