Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Mont Blanc Selalu Disajikan dengan Parutan Kulit Jeruk?
ilustrasi mont blanc (vecteezy.com/Jirati Juntranimit)
  • Parutan kulit jeruk pada mont blanc berfungsi memberi aroma segar berkat minyak esensialnya yang langsung tercium saat disajikan, menciptakan sensasi citrus khas dan autentik.
  • Kehadiran kulit jeruk membantu menyeimbangkan rasa krim yang berat, membuat perpaduan kopi dan krim terasa lebih ringan serta tidak menimbulkan rasa enek di lidah.
  • Aroma citrusy dari kulit jeruk memperkaya karakter kopi mont blanc, menghadirkan cita rasa lebih kompleks, bright, dan fruity yang meningkatkan pengalaman minum secara keseluruhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mont blanc yang belakangan ini sedang naik daun memang berhasil mencuri perhatian banyak pencinta kopi. Minuman kopi kekinian asal Australia ini memang tak hanya menawarkan perpaduan kopi dan krim yang unik, tetapi juga memiliki tampilan khas dan mudah dikenali. Salah satu detail yang paling mencolok adalah taburan parutan kulit jeruk yang hampir selalu hadir di atas lapisan krimnya.

Bagi sebagian orang awam, parutan kulit jeruk tersebut mungkin terlihat seperti topping atau hiasan sederhana untuk mempercantik penyajian. Padahal, ada alasan khusus mengapa bahan tersebut hampir tidak pernah absen dari segelas mont blanc.

Kira-kira, kenapa mont blanc selalu disajikan dengan parutan kulit jeruk, ya? Ini beberapa alasannya!

1. Memberi aroma segar yang langsung terasa saat disajikan

ilustrasi memarut kulit jeruk (pexels.com/Eva Bronzini)

Kulit jeruk selalu dipakai sebagai taburan atau topping dalam mont blanc. Meski sederhana, bahan ini bisa memberikan aroma segar yang langsung terasa saat minuman disajikan. Pasalnya, kulit jeruk mengandung banyak minyak esensial yang mudah menguapkan aromanya saat diparut, dikupas, atau dipotong.

Efek yang ditimbulkan dari parutan kulit jeruk tersebut akan membuat penikmatnya meneguk kopi yang lebih berkarakter atau hidup. Dilansir Vinepair dan The Guardian, mont blanc sering kali memakai parutan kulit jeruk segar dengan tujuan untuk mendapatkan aroma citrus yang khas dan autentik. Oleh karena alasan tersebut, tak heran jika kopi kekinian ini sering disajikan bersama dengan parutan bagian terluar dari buah jeruk.

2. Menyeimbangkan rasa dan karakter krim yang berat di lidah

ilustrasi mengocok heavy cream (pexels.com/Darina Belonogova)

Selain memakai kulit jeruk, mont blanc juga menggunakan krim untuk menghadirkan sensasi creamy yang memikat di tiap tegukan. Ketika kopi yang pahit dan krim yang manis ini berpadu, terkadang kombinasi tersebut akan menimbulkan sensasi enek di lidah. Kehadiran parutan kulit jeruk yang sering digunakan sebagai sentuhan akhir pembuatan mont blanc bisa membuat minuman ini terasa lebih ringan.

Selain itu, parutan kulit jeruk juga membantu menyeimbangkan cita rasa krim yang kaya. Alasan tersebut sama dengan yang dipaparkan dalam laman The Phrase yang menjelaskan bahwa orange zest atau parutan kulit jeruk juga memberi efek segar dan lembut di mulut ketika berpadu dengan krim, sehingga tidak menimbulkan rasa yang menumpuk di lidah. Oleh karena itu, tak heran jika kulit jeruk selalu ditambahkan saat membuat mont blanc.

3. Mengangkat karakter dan cita rasa kopi agar terasa lebih kompleks

ilustrasi double ristretto (pexels.com/Kunal Lakhotia)

Tak seperti jenis kopi lainnya, mont blanc hanya memakai double ristretto atau cold brew sebagai salah satu bahan utamanya. Saat memakai cold brew, cita rasa mont blanc akan menjadi lebih lembut dan tidak terlalu didominasi oleh sensasi pahit yang pekat.

Oleh karena itu, parutan kulit jeruk sengaja dihadirkan agar kopi terasa lebih menarik sejak tegukan pertama. Hal ini dikarenakan aroma citrusy dari kulit jeruk membuat karakter mont blanc terasa lebih bright, fruity, dan terasa lebih hidup di lidah.

Sentuhan bahan tersebut akan menciptakan kontras yang menyenangkan saat berpadu dengan kopi dan krim yang lembut. Vinepair juga menjelaskan bahwa mont blanc memadukan kopi, krim, dan kulit jeruk sebagai garnish untuk menambah dimensi rasa, sehingga pengalaman minum menjadi lebih kompleks dan berlapis.

Dengan mengetahui beberapa alasan di atas, kamu akan semakin memahami bahwa parutan kulit jeruk atau orange zest tidak hanya dihadirkan sebagai hiasan. Bahan ini merupakan bagian penting dari sajian yang bisa meningkatkan cita rasa dan aroma di tiap teguknya. Jadi, saat hendak membuat segelas mont blanc, jangan lupa untuk menaburkan parutan kulit jeruk secukupnya ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article