Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Mengurangi Asupan Gula saat Makan di Restoran

5 Cara Mengurangi Asupan Gula saat Makan di Restoran
ilustrasi makan (magnific.com/freepik)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti pentingnya mengontrol asupan gula saat makan di restoran karena gula tersembunyi sering ditemukan dalam minuman, saus, dan menu paket yang tampak sehat.
  • Dianjurkan memilih air putih atau teh tanpa gula, meminta saus disajikan terpisah, serta menghindari paket menu lengkap agar konsumsi gula tetap terkendali.
  • Memilih bahan segar dan membatasi dessert menjadi langkah praktis untuk menjaga keseimbangan pola makan tanpa kehilangan keseruan menikmati hidangan di luar rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernahkah kamu merasa sudah memilih menu yang tampak bergizi di sebuah restoran, namun setelah menyantapnya, tanpa disadari justru mengonsumsi lebih banyak gula? Sebenarnya, gula tidak hanya berasal dari minuman manis atau makanan penutup, tetapi juga bisa tersimpan dalam saus, dressing, bumbu marinasi, hingga minuman yang terlihat “segar”. Kebiasaan makan di luar menjadikan kita lebih sulit mengontrol seberapa banyak gula yang kita konsumsi, terutama jika tidak biasa memperhatikan komposisi makanan yang dipilih.

Namun, menikmati makanan di restoran tidak harus berarti mengabaikan pola makan sehat atau melewatkan momen bersenang-senang dengan hidangan favorit bersama orang-orang terkasih. Dengan sedikit lebih teliti saat memilih menu dan mengenali sumber gula yang tersembunyi, kamu masih bisa merasakan kesenangan bersantap tanpa khawatir tentang asupan gula yang berlebihan. Lalu, bagaimana cara mengurangi asupan gula saat makan di restoran? Cek lima cara sederhana berikut ini, yuk!

1. Pilih minuman tanpa tambahan gula

ilustrasi menuang air putih
ilustrasi menuang air putih (freepik.com/freepik)

Banyak orang sering kali mendapatkan asupan gula yang tinggi melalui minuman yang mereka pesan saat makan di restoran. Minuman seperti es teh manis, soda, kopi kekinian, hingga jus buah sering kali mengandung gula tambahan dalam jumlah yang cukup signifikan meskipun rasa manisnya tidak begitu mencolok. Jika kebiasaan ini dijalani secara rutin, konsumsi gula harian dapat dengan cepat melampaui batas yang disarankan tanpa disadari.

Oleh karena itu, ada baiknya memilih air putih, teh tanpa gula, atau kopi tanpa tambahan gula sebagai teman makan untuk menjaga asupan gula tetap lebih terkontrol. Kalau ingin sesuatu yang lebih segar, kamu juga bisa meminta irisan lemon atau daun mint tanpa menambahkan sirup. Perubahan kecil ini mungkin terlihat sepele, tetapi dapat memberikan manfaat kesehatan yang besar dalam jangka panjang.

2. Perhatikan saus dan dressing yang digunakan

ilustrasi saus dan bumbu instan
ilustrasi saus dan bumbu instan (unsplash.com/Nik)

Banyak orang menaruh perhatian dalam memilih hidangan utama yang lebih sehat, tetapi melupakan bahwa saus dan dressing juga bisa menjadi sumber gula tersembunyi. Saus barbeque, saus tomat, saus teriyaki, serta dressing salad sering mengandung gula tambahan demi meningkatkan rasa. Hal ini menyebabkan hidangan yang terlihat ringan ternyata mengandung gula lebih banyak dari yang diperkirakan.

Sebagai langkah sederhana, mintalah agar saus disajikan terpisah sehingga kamu dapat mengontrol jumlah yang digunakan sesuai kebutuhan. Cara ini juga membantu kamu menikmati rasa asli makanan tanpa tertutup oleh dominasi saus yang berlebihan. Dengan cara ini, kamu tetap bisa merasakan kelezatan sambil menjaga asupan gula tetap terjaga.

3. Jangan mudah tergoda paket menu lengkap

ilustrasi seorang wanita yang sedang makan siang
ilustrasi seorang wanita yang sedang makan siang (freepik.com/lifeforstock)

Paket promo memang tampak menarik karena biasanya mencakup makanan, minuman manis, dan makanan penutup dalam satu pembelian. Namun, kombinasi ini sering kali menyebabkan peningkatan konsumsi gula tanpa terasa karena semuanya dikemas dalam satu paket. Banyak orang pada akhirnya menghabiskan seluruh isi paket hanya karena merasa sayang jika ada yang tersisa.

Agar lebih bijak, sebaiknya memilih menu satu per satu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh, bukan sekadar tergoda oleh penawaran yang menggiurkan. Misalnya, kamu bisa tetap memesan hidangan utama kesukaanmu, tetapi mengganti minuman manis dengan air putih atau teh tawar. Kebiasaan sederhana ini memungkinkan kamu untuk tetap menikmati pengalaman makan di restoran tanpa harus mengonsumsi gula secara berlebihan.

4. Utamakan menu dengan bahan makanan segar

ilustrasi makanan sehat rendah kalori
ilustrasi makanan sehat rendah kalori (freepik.com/freepik)

Saat memeriksa pilihan menu, makanan yang digoreng atau disiram saus kental sering kali terlihat lebih menggoda. Namun, hidangan semacam ini biasanya mengandung bumbu atau saus yang memiliki kandungan gula tinggi untuk menyeimbangkan rasa. Sebaliknya, pilihan menu yang menggunakan bahan segar seperti sayuran, ikan, ayam bakar, atau makanan yang dikukus umumnya mengandung lebih sedikit gula tambahan.

Selain membantu menurunkan konsumsi gula, pilihan ini juga menawarkan lebih banyak serat, vitamin, dan protein yang membuat kita merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, keinginan untuk ngemil atau menikmati makanan penutup setelah makan pun akan berkurang. Memilih menu yang simpel juga meningkatkan kualitas makanan yang kita santap tanpa mengorbankan kenikmatan saat menikmati hidangan.

5. Batasi dessert dan nikmati secukupnya

dessert box cokelat
ilustrasi dessert box cokelat (pexels.com/fahri tokcan)

Mengakhiri makan dengan hidangan penutup atau dessert tentu sangat menggembirakan, terutama saat berkumpul dengan keluarga atau teman-teman. Namun, makanan penutup seperti es krim, kue, atau puding umumnya mengandung gula yang cukup tinggi sehingga sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi. Jika kamu terus memesan satu porsi untuk diri sendiri setiap kali makan di luar, total asupan gula harian bisa meningkat secara signifikan.

Sebagai alternatif, kamu bisa berbagi satu porsi dessert dengan orang lain agar tetap dapat menikmati rasa manis tanpa berlebihan. Metode ini juga membuat pengalaman bersantap menjadi lebih menyenangkan karena bisa dinikmati bersama. Pada akhirnya, memperhatikan asupan gula bukan berarti harus menjauh dari semua makanan favorit, melainkan belajar untuk menikmati setiap hidangan dalam porsi yang lebih bijak.

Cara mengurangi asupan gula saat makan di restoran sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Asalkan kamu lebih cermat dalam memilih menu, minuman, hingga porsi makanan penutup. Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu menjaga pola makan tetap seimbang tanpa harus mengurangi keseruan menikmati hidangan favorit di luar rumah. Jadi, mulai sekarang tetap nikmati momen makan di restoran, tetapi jangan lupa lebih bijak dalam memilih agar tubuh juga ikut merasakan manfaatnya.

Referensi

"Guideline: Sugars Intake for Adults and Children." World Health Organization (WHO). Diakses Juli 2026.

"Executive Summary – Guideline: Sugars Intake for Adults and Children." NCBI Bookshelf. Diakses Juli 2026.

"Review of WHO Guideline: Sugars Intake for Adults and Children (2015)." Journal of the Japan Dietetic Association. Diakses Juli 2026.

"Energy and Sugar Content of Ready-To-Drink Tea and Coffee Marketed in South Tangerang, Indonesia." Media Gizi Indonesia. Diakses Juli 2026.

"Changes in Sugar, Salt, and Fat Intake among Obese Adults: Cohort Study." Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics). Diakses Juli 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More