5 Kuliner Khas Florence Italia, Ternyata Gelato Berasal dari Sini!

Kalau mendengar nama Florence, kebanyakan orang langsung membayangkan museum seni, gereja tua, dan jalanan klasik khas Italia. Padahal, kota di jantung Tuscany ini juga punya urusan lain yang gak kalah menarik, yaitu makanannya. Bahkan, salah satu dessert paling terkenal di dunia ternyata punya cerita yang berawal dari sini.
Kuliner Florence juga sedikit berbeda dengan kota-kota lain di Italia. Masyarakat setempat lebih suka mengandalkan bahan yang segar dan rasa asli dari setiap bahan makanan. Jadi jangan heran kalau banyak hidangannya terlihat sederhana, tetapi justru itu yang membuat orang selalu ingin mencobanya lagi.
1. Gelato

Siapa sangka gelato yang kini bisa ditemukan di hampir seluruh dunia ternyata berasal dari Florence? Es krim khas Italia ini dibuat dari susu, krim, dan gula, tetapi memiliki tekstur yang lebih lembut dan padat dibanding es krim biasa.
Karena berasal dari kota ini, banyak wisatawan sengaja berburu gelato di Florence untuk merasakan cita rasa autentiknya. Pilihan rasanya juga beragam, mulai dari pistachio, cokelat, vanila, sampai buah-buahan segar. Gak sedikit orang yang akhirnya makan gelato lebih dari sekali sehari saat liburan di Italia.
2. Crostini neri

Kalau kamu suka mencoba makanan lokal yang jarang ditemui di tempat lain, crostini neri wajib dicicipi. Hidangan pembuka khas Tuscany ini berupa roti panggang yang diberi olesan pasta hati ayam.
Sekilas mungkin terdengar aneh, tetapi rasanya justru enak dan gurih. Warga Florence sering menyajikan crostini neri sebagai menu pembuka sebelum menikmati hidangan utama.
3. Biscotti

Biscotti adalah kue kering berbentuk panjang yang terkenal karena teksturnya yang sangat renyah. Kue ini biasanya dibuat menggunakan kacang almond dan sering dinikmati bersama kopi atau teh.
Meski berasal dari kota Prato yang berada tak jauh dari Florence, biscotti sudah menjadi salah satu camilan yang identik dengan wilayah Tuscany. Karena teksturnya cukup keras, sebagian orang Italia bahkan suka mencelupkannya ke dalam minuman hangat sebelum dimakan.
4. Bistecca alla Fiorentina

Kalau ada satu hidangan yang paling mewakili Florence, jawabannya adalah bistecca alla Fiorentina. Steak khas kota ini menggunakan potongan daging sapi yang sangat tebal dan dimasak dengan tingkat kematangan tertentu.
Bagian luarnya dipanggang hingga sedikit garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan juicy. Karena ukuran dagingnya cukup besar, satu porsi bistecca alla Fiorentina biasanya disantap bersama-sama. Makanan ini menjadi menu wajib bagi pencinta daging yang datang ke Florence.
5. Ribollita

Sekilas ribollita terlihat seperti sup sayuran biasa. Namun hidangan ini punya cerita panjang dalam kehidupan masyarakat Tuscany. Nama ribollita sendiri berarti dipanaskan kembali, karena dahulu makanan ini dibuat dari sisa sup dan roti yang dimasak ulang keesokan harinya.
Isiannya cukup sederhana, biasanya berisi roti, kacang-kacangan, kubis, wortel, dan aneka sayuran musiman. Meski berasal dari makanan rumahan yang sederhana, ribollita justru menjadi salah satu sajian yang paling dicari wisatawan karena rasanya hangat, kental, dan cocok dinikmati saat udara dingin.
Ada kota yang diingat karena pemandangannya, ada juga yang diingat karena makanannya. Florence termasuk keduanya. Setelah seharian berjalan melihat bangunan tua dan galeri seni, rasanya menyenangkan duduk di sudut kota sambil menikmati gelato atau sepotong kue dengan secangkir kopi.
Mungkin itu sebabnya banyak orang ingin kembali lagi ke Florence. Bukan karena sudah mengunjungi semua tempat wisatanya, tetapi karena masih ada satu gelateria, satu restoran, atau satu toko roti kecil yang belum sempat dicoba.

















![[QUIZ] Pillih Olahan Kambing Khas Indonesia Favoritmu!](https://image.idntimes.com/post/20240530/img-20240529-114040-210-resize-61-4d40d06751be7295726b34a80d977787.jpg)
