Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Japanese Milk Bread Tanpa Bread Improver yang Lembut

Resep Japanese Milk Bread Tanpa Bread Improver yang Lembut
ilustrasi japanese milk bread (pexels.com/Cats Coming)
Share Article

Ingin membuat japanese milk bread yang lembut tanpa harus menggunakan bread improver? Kamu tetap bisa mendapatkan roti yang empuk, fluffy, dan nyaman digigit dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur, lho. Rahasianya terletak pada penggunaan tangzhong dan proses pengulenan yang tepat.

Japanese milk bread dikenal dengan teksturnya yang ringan dan sangat empuk, sehingga cocok disantap sebagai menu sarapan atau camilan. Meskipun tanpa bread improver, kelembutan roti tetap bisa dipertahankan selama takaran bahan dan proses fermentasinya diperhatikan. Adonan juga perlu diolah dengan sabar agar gluten terbentuk dengan baik.

Dengan resep japanese milk bread tanpa bread improver ini, kamu tetap bisa menghasilkan roti yang lembut dan harum tanpa bahan tambahan khusus. Buat, yuk!

  1. Bahan Japanese Milk Bread Tanpa Bread Improver

    ilustrasi tepung terigu protein tinggi
    ilustrasi tepung terigu protein tinggi (pixabay.com/Hans)

    Bahan tangzhong:

    1. 25 gram tepung terigu protein tinggi
    2. 125 ml susu cair

    Bahan adonan:

    1. 325 gram tepung terigu protein tinggi
    2. 50 gram gula pasir
    3. 1 butir telur
    4. 120 ml susu cair dingin
    5. 5 gram ragi instan
    6. 5 gram garam
    7. 40 gram butter

    Bahan olesan:

    1. 1 sendok makan susu cair

  2. Cara Membuat

    ilustrasi menguleni adonan
    ilustrasi menguleni adonan (pixabay.com/webandi)
    1. Tepung terigu dan susu cair untuk tangzhong dicampurkan di dalam panci sampai tidak ada bagian tepung yang menggumpal. Campuran tersebut kemudian dimasak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mengental seperti pasta, lalu didinginkan.
    2. Tepung terigu, gula pasir, ragi instan, telur, susu cair dingin, dan tangzhong yang sudah dingin dimasukkan ke dalam wadah. Semua bahan kemudian diuleni sampai adonan mulai menyatu dan teksturnya terasa lebih elastis.
    3. Butter dan garam dimasukkan setelah adonan mulai terbentuk agar proses pengembangan gluten dapat berlangsung dengan baik.
    4. Adonan kemudian diuleni kembali selama sekitar 10–15 menit hingga kalis elastis dan dapat ditarik tipis tanpa mudah sobek.
    5. Adonan yang sudah kalis dibulatkan lalu ditempatkan di dalam wadah yang telah diolesi sedikit minyak. Wadah kemudian ditutup dan adonan didiamkan selama sekitar 60–90 menit hingga ukurannya mengembang sekitar dua kali lipat.
    6. Adonan yang telah mengembang dikempiskan perlahan untuk mengeluarkan udara berlebih, kemudian dibagi menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang sama. Setiap bagian lalu dibulatkan dan digilas, kemudian digulung hingga membentuk potongan adonan yang rapi.
    7. Potongan adonan yang sudah dibentuk disusun di dalam loyang yang telah dilapisi kertas roti dengan jarak yang cukup. Loyang kemudian ditutup dan adonan didiamkan kembali selama sekitar 45–60 menit hingga mengembang dan terlihat ringan.
    8. Permukaan adonan diolesi susu cair secara tipis agar hasil akhirnya terlihat lebih cantik setelah dipanggang.
    9. Japanese milk bread kemudian dipanggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170 derajat Celsius selama sekitar 20–25 menit sampai matang dan bagian atasnya berwarna keemasan.
    10. Sajikan japanese milk bread dengan kopi favoritmu, biar sesi makan makin nikmat.

  3. Tips Membuat Japanese Milk Bread Tanpa Bread Improver

    ilustrasi oven
    ilustrasi oven (pixabay.com/IdaT)
    1. Gunakan tepung terigu berprotein tinggi agar gluten dapat terbentuk dengan baik sehingga tekstur roti menjadi elastis dan lembut.
    2. Tangzhong sebaiknya dimasak dengan api kecil dan terus diaduk agar tidak gosong dan menghasilkan tekstur pasta yang halus.
    3. Jangan menambahkan terlalu banyak tepung saat menguleni, meskipun adonan terasa sedikit lengket, karena hal tersebut dapat membuat roti menjadi lebih padat.
    4. Pastikan proses proofing tidak terlalu lama karena adonan yang overproofed justru dapat membuat roti mudah kempis setelah dipanggang.

    Begitu japanese milk bread keluar dari oven, aroma susu dan butter yang harum dijamin langsung bikin dapur terasa seperti toko roti. Potong saat sudah cukup hangat, lalu nikmati dengan selai favorit, madu, atau bahkan tanpa tambahan apa pun. Kalau masih ada sisa, simpan dalam wadah tertutup agar kelembutannya tetap terjaga untuk teman sarapan keesokan harinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More