Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kuliner Khas Kalimantan Barat Akulturasi Melayu dan Tionghoa!

3 min read
5 Kuliner Khas Kalimantan Barat Akulturasi Melayu dan Tionghoa!
ilustrasi Lek Tau Suan (commons.wikimedia.org/ Hoangkid)
Share Article

Kalimantan Barat punya kehidupan kuliner yang berkembang dari pertemuan berbagai kelompok masyarakat. Wilayah ini sejak lama menjadi tempat bertemunya masyarakat Melayu, Tionghoa, Dayak, dan kelompok lainnya, terutama di kawasan yang tumbuh sebagai pusat perdagangan seperti Pontianak dan Singkawang.

Keragaman tersebut ikut terlihat dari makanan yang masih populer sampai sekarang. Ada hidangan yang kuat dengan tradisi Melayu, ada pula yang jelas berasal dari tradisi Tionghoa, sementara sebagian lainnya berkembang menjadi makanan khas daerah yang dinikmati oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

  1. 1. Chai kwe

    Ilustrasi choipan, kudapan tradisional dengan tampilan menggugah selera untuk melengkapi pembahasan sajian khas.
    ilustrasi choipan (istockphoto.com/ Dessy Arianty)

    Chai kwe atau choipan merupakan salah satu jajanan yang sangat lekat dengan kuliner Tionghoa di Pontianak. Kulitnya dibuat dari tepung beras dan tapioka, kemudian diisi dengan bahan seperti bengkuang, kucai, rebung, atau talas sebelum dikukus hingga matang.

    Teksturnya lembut dengan rasa gurih dari isian dan taburan bawang putih goreng. Chai kwe sekarang gak hanya disantap oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga sudah dikenal luas sebagai salah satu makanan khas Pontianak yang mudah ditemukan di berbagai tempat.

  2. 2. Mie tiaw Pontianak

    Ilustrasi mie tiaw, hidangan mi pipih khas Asia yang disajikan untuk menu makan sehari-hari.
    ilustrasi mie tiaw (istockphoto.com/ Heri Mardinal)

    Mie tiaw merupakan sebutan lokal untuk kwetiau di Pontianak dan memiliki kaitan kuat dengan tradisi kuliner Tionghoa. Mi pipih berbahan dasar beras ini biasanya dimasak dengan bawang putih, kecap, telur, tauge, kucai, serta tambahan daging atau makanan laut sesuai jenis hidangannya.

    Di Pontianak, mie tiaw bisa disajikan dalam beberapa bentuk, seperti versi goreng, rebus, maupun siram. Perkembangannya di kota yang dihuni masyarakat dengan latar budaya beragam membuat makanan ini kemudian menjadi bagian dari kuliner sehari-hari yang dinikmati lebih luas.

  3. 3. Bubur pedas

    Ilustrasi bubur pedas dalam mangkuk, hidangan bertekstur lembut dengan cita rasa pedas yang menghangatkan.
    ilustrasi bubur pedas (commons.wikimedia.org/ Bibazi)

    Bubur pedas merupakan makanan tradisional yang kuat kaitannya dengan masyarakat Melayu di Kalimantan Barat, terutama Sambas. Namanya memang mengandung kata pedas, tetapi rasa khasnya gak semata-mata berasal dari cabai karena bubur ini menggunakan beras sangrai, berbagai sayuran, rempah, serta daun kesum.

    Bahan yang digunakan bisa mencakup kangkung, pakis, kecambah, wortel, jagung, ubi jalar, dan kacang tanah. Cara pengolahan serta komposisinya dapat berbeda menurut daerah dan kebiasaan keluarga, tetapi karakter gurih dan aroma rempahnya tetap menjadi ciri yang mudah dikenali.

  4. 4. Pengkang

    Lempang atau pengkang, jajanan khas Pontianak, Kalimantan Barat, dibungkus daun pisang dan disajikan di atas piring.
    ilustrasi lempang atau pengkang, jajanan khas masyarakat di Pontianak Kalimantan Barat (instagram.com/lempang_pontianak)

    Pengkang merupakan makanan tradisional khas Kalimantan Barat yang dibuat dari beras ketan dengan isian ebi berbumbu. Ketan dan isian tersebut dibungkus menggunakan daun pisang, kemudian dipanggang di atas bara api sampai aromanya keluar dan bagian luarnya terasa lebih kering.

    Pengkang biasanya disantap bersama sambal kepah atau sambal kerang, tergantung penyajian yang digunakan. Makanan ini sudah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi salah satu kuliner yang cukup dikenal ketika membicarakan makanan tradisional Kalimantan Barat.

  5. 5. Sotong pangkong

    Ilustrasi sotong pangkong yang dibagikan melalui akun Instagram david.sutiono, menggambarkan sajian kuliner tersebut.
    ilustrasi sotong pangkong (instagram.com/ david.sutiono)

    Sotong pangkong merupakan salah satu kuliner khas Pontianak yang menggunakan sotong atau cumi-cumi kering sebagai bahan utama. Sotong dibakar terlebih dahulu, kemudian dipukul atau dipangkong sampai teksturnya lebih mudah disantap sebelum disajikan bersama sambal.

    Kuliner ini sangat dikenal sebagai jajanan yang banyak dicari ketika Ramadan di Pontianak. Istilah "sotong" dan "pangkong" juga berkaitan dengan bahasa Melayu, dengan pangkong merujuk pada tindakan memukul menggunakan alat tertentu.

    Keragaman kuliner Kalimantan Barat gak muncul dalam waktu singkat. Letaknya yang berada di jalur perdagangan dan keberadaan berbagai kelompok masyarakat membuat kebiasaan makan berkembang secara berdampingan selama waktu yang panjang.

    Hal menarik dari makanan tradisional di wilayah ini adalah bagaimana sebuah hidangan bisa memiliki akar budaya tertentu, tetapi kemudian dikenal dan dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas. Dari sinilah kuliner gak hanya soal rasa, tetapi juga menjadi bagian dari cerita tentang keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More