Kurangi Sampah, Ini 7 Kemasan Makanan Ramah Lingkungan Pengganti Plastik

Plastik menjadi salah satu komponen penting dalam industri pengemasan makanan. Namun, kini harga plastik di Indonesia naik drastis karena terganggunya pasokan bahan baku impor dari Timur Tengah.
Indonesia sendiri masih bergantung pada impor nafta, bahan baku utama dalam pembuatan plastik. Nafta merupakan senyawa turunan minyak bumi yang digunakan untuk memproduksi plastik resin, karet, hingga larut. Lantas, apakah ada kemasan makanan ramah lingkungan pengganti kantong plastik? Yuk, mari simak di bawah ini ulasannya.
1. Wadah dari kaca

Kaca menjadi alternatif aman untuk pengganti plastik karena tidak mengandung BPA. Pastikan bahwa kaca yang digunakan memenuhi standar, seperti yang sudah ditetapkan oleh FDA untuk keamanan.
Saat membeli wadah dari kaca, pastikan memilih yang berlabel aman untuk makanan. Jangan lupa untuk merawat wadah kaca dengan hati-hati supaya awet selama bertahun-tahun.
2. Wadah dari kertas karton

Wadah makanan dari kertas karton seperti paper lunch box, paper tray, atau box makanan menjadi solusi kemasan ramah lingkungan. Bahan yang umum digunakan adalah kertas kraft cokelat atau karton tebal, yang kokoh dan mudah didaur ulang.
Wadah dari karton mampu menampung makanan ringan hingga makanan penutup. Cocok untuk wadah seperti fries, nachos, ayam goreng, sandwich, hot dog, dan dessert.
3. Kotak makan stainless steel

Wadah makanan stainless steel semakin populer karena dapat mengurangi limbah plastik dan dikenal tahan lama. Bahan ini tahan karat serta tidak beracun, sehingga menjadi pilihan lebih aman untuk menyimpan makanan.
Selain itu, stainless steel dapat menahan suhu ekstrem sehingga cocok untuk makanan panas atau dingin. Beberapa wadah stainless steel aman untuk oven sehingga penggunaannya lebih serbaguna dan bisa menggantikan plastik.
4. Kotak makan bambu

Wadah makanan dari kotak bambu (besek) menjadi solusi terbaik kemasan ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan dari alam. Bambu dapat terurai secara alami dalam hitungan bulan, berbeda dengan plastik yang sulit terurai.
Anyaman bambu memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan menjaga kelembaban, serta bambu memiliki sifat antimikroba. Kotak makan bambu juga memberikan kesan tradisional dan estetik, terutama untuk hampers atau kemasan kuliner.
5. Reusable silicone bag

Reusable silicone bag merupakan wadah yang berbahan silikon food grade yang aman, tahan lama, serta dapat menahan suhu ekstrem dari freezer hingga oven. Kantong ini memiliki keunggulan anti bocor dan serbaguna untuk menyimpan makanan hingga food prep.
Untuk pemakaian pertama kali, pastikan reusable silicone bag dibersihkan terlebih dahulu. Setelah pemakaian, langsung dibersihkan dan dikeringkan dahulu.
6. Daun

Wadah makanan dari daun merupakan tradisi zaman dahulu yang sangat ramah lingkungan, ekonomis, dan memberikan aroma khas pada makanan. Beberapa jenis daun yang sering digunakan sebagai wadah makanan di Indonesia, meliputi daun pisang, daun jati, daun kelapa janur, daun talas, dan daun pandan.
Penggunaan daun untuk membungkus makanan memiliki nama dan bentuk yang bervariasi, seperti pincuk, daun yang disemat dengan lidi biasa dijadikan pengganti piring untuk nasi atau pecel; takir merupakan wadah berbentuk kotak terbuka yang disemat kedua ujungnya, sering dipakai untuk wadah pempek dan jajanan; serta masih banyak lagi contohnya.
7. Beeswax wrap

Beeswax merupakan wrap yang terbuat dari kain atau kapas organik yang dilapisi lilin lebah, minyak jojoba, dan resin pohon. Bahan ini mengandung zat antibakteri sehingga makanan menjadi tetap awet dan terjaga.
Beeswax wrap bisa digunakan untuk membungkus buah, sayuran, roti, keju, bumbu, makanan dipanggang, dan masih banyak lagi. Selain itu, bisa juga dipakai untuk penutup mangkuk dan piring makan.
8. Bio plastik

Tempat makanan dari bio plastik adalah solusi kemasan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan organik. Bahan tersebut, meliputi pati singkong, jagung, tebu, dan rumput laut mudah terurai oleh mikroorganisme.
Bio plastik sering kali digunakan untuk menyimpan makanan segar karena bahanya organik. Meskipun ramah lingkungan, beberapa jenis bio plastik memiliki keterbatasan kekuatan dibanding plastik biasa, sehingga hanya bisa untuk makanan ringan atau tidak terlalu berat.
Meskipun plastik sedang mengalami kenaikan harga, kini kamu tidak usah khawatir lagi karena masih ada beberapa kemasan makanan pengganti plastik. Dengan menggunakan wadah ramah lingkungan, kamu sudah tidak perlu pusing lagi dengan stok plastik. Gimana, apakah kamu sekarang berminat untuk beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan?


















