Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Langkah Menyimpan Tahu Bakso Frozen supaya Awet
olahan tahu bakso (unsplash.com/Muhammad Arifin Nursalim)
  • Artikel membahas cara menyimpan tahu bakso frozen agar awet, mulai dari proses memasak hingga penyimpanan yang tepat di freezer.
  • Ditekankan pentingnya memastikan tahu bakso matang sempurna, didinginkan dulu, lalu disimpan dalam wadah bersih dan kedap udara.
  • Kualitas bahan segar serta kebersihan alat menjadi kunci utama agar tahu bakso tahan lama dan tetap enak saat dikonsumsi kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahu bakso adalah penganan menarik yang disukai berbagai kalangan. Perpaduan adonan daging di dalam tahu membuat santapan ini cocok dimakan sebagai camilan. Gak gampang bikin begah dan serasi disandingkan bersama macam-macam pendamping, mulai dari saus sampai kuah sekalipun.

Biar puas, sering kali orang-orang membuat tahu bakso sendiri dalam jumlah banyak. Sisanya bisa disimpan sebagai stok, sehingga tahu tinggal dipanaskan di kemudian hari. Kamu juga bisa ikuti lima langkah menyimpan tahu bakso frozen agar awet di bawah ini!

1. Masak tahu bakso sampai benar-benar matang

ilustrasi panci kukusan (pixabay.com/Michael Kopp)

Berbeda dengan beberapa makanan yang bisa langsung disimpan dalam keadaan mentah, tahu bakso sebaiknya dimasak dulu sampai matang. Cara ini bisa membantu memperpanjang usia simpan makanan dan mencegah tahu bakso cepat basi.

Proses memasaknya adalah dengan cara dikukus sampai adonan baksonya matang sempurna sampai ke dalam. Ciri-ciri bahan matang dapat dilihat dari tekstur adonan bakso yang berubah lebih padat dan sedikit mengembang.

2. Tunggu sampai tahu bakso dingin sebelum disimpan

ilustrasi sepiring tahu bakso (vecteezy.com/Rangga A Firmansyah)

Sesaat setelah matang, tahu bakso perlu didiamkan dulu sampai suhu ruang. Tujuannya supaya tidak ada uap yang terjebak di dalam wadah, karena bisa menyebabkan makanan cepat basi dan berjamur.

Kamu bisa taruh tahu bakso di atas cooling rack sembari diangin-angin supaya bagian atasnya tidak menyimpan air atau kelembapan. Jika masih ada sedikit air, tekan-tekan pakai tisu dapur supaya makanan tersebut aman disimpan lama.

3. Simpan dalam wadah bersih dan kering supaya tidak cepat basi

ilustrasi wadah kedap udara (pexels.com/Ibrahim Plastic Industry ( IPI )

Wadah penyimpanan juga mempengaruhi kualitas tahu bakso. Kamu bisa gunakan plastik vakum untuk ketahanan maksimal, segel yang rapat membuat tahu bakso aman dari kontaminasi.

Kalau tidak punya, kamu bisa gunakan wadah kedap udara biasa yang kering dan bersih. Kamu dapat melakukan flash freeze bila menyimpannya di wadah biasa. Ini adalah proses membekukan tahu bakso di wadah terbuka sampai kaku agar tidak saling menempel saat disimpan di wadah kedap udara nanti.

4. Simpan tahu bakso di freezer untuk ketahanan maksimal

ilustrasi menyimpan makanan di freezer (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Untuk menjaga kualitas tahu bakso buatan rumah, pastikan makanan tersebut selalu berada di dalam freezer. Sebab suhu rendah membuat bakteri tidak gampang tumbuh, sehingga tahu bakso bisa tahan lebih dari seminggu.

Saat mau dipanaskan, ambil bakso tahu secukupnya saja. Jangan mencairkan semua bahan dan membekukan ulang sisanya karena akan menurunkan kualitas tahu bakso secara signifikan dan membuatnya cepat basi.

5. Gunakan bahan-bahan bagus dan segar supaya tahan lama

ilustrasi daging giling (pexels.com/Eva Bronzini)

Selain memperhatikan tahapan penyimpanan, kamu juga perlu memastikan kalau bahan yang dipakai segar dan berkualitas tinggi. Sebab, bahan juga menentukan umur simpan tahu bakso supaya awet dan rasanya tetap enak meski disimpan berhari-hari di freezer.

Kalau kualitas bahan yang dipakai sudah kurang bagus sedari awal, konsekuensi yang kamu dapat adalah umur simpan tahu bakso yang pendek dan rasanya kurang maksimal.

Menyimpan tahu bakso sebagai stok frozen food memang perlu memperhatikan beberapa aspek supaya penganan ini tahan lama. Hal itu mencakup kematangan, suhu bahan, kualitas, sampai lokasi penyimpanan. Usahakan menjaga semua alat kerja tetap bersih supaya tidak terjadi kontaminasi silang, penyebab makanan cepat rusak dan berusia singkat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian