5 Perbedaan Soft Cookies dan Crunchy Cookies

- Peran bahan dalam menentukan tekstur cookies
- Kenapa soft cookies lebih empuk
- Rahasia crunchy cookies yang renyahnya tahan lama
Cookies adalah dessert yang pasti disukai hampir semua kalangan. Namun, tahukah kamu bahwa cookies terbagi menjadi soft cookies dan crunchy cookies? Ada orang yang lebih suka soft cookies yang empuk dan chewy, ada juga yang merasa ada yang kurang kalau cookies tidak mengeluarkan bunyi “kres” saat digigit. Menariknya, perbedaan tekstur ini bukan kebetulan. Banyak faktor kecil di dapur yang diam-diam menentukan apakah cookies buatanmu akan jadi lembut atau justru renyah.
Perbedaan soft dan crunchy cookies berawal dari bahan, cara mengaduk adonan, sampai teknik memanggang. Kalau paham dasarnya, baker rumahan pun bisa mengatur hasil akhirnya sesuai selera. Bukan soal benar atau salah, tapi soal mau tekstur yang seperti apa. Yuk, kita bahas perbedaan antara soft cookies dan crunchy cookies!
1. Peran bahan dalam menentukan tekstur

Kunci utama yang menentukan tekstur cookies ada di keseimbangan gula, lemak, tepung, dan kadar air. Gula pasir putih cenderung menghasilkan cookies yang lebih renyah karena membantu penguapan air saat dipanggang. Sebaliknya, gula palem atau brown sugar mengandung molase yang sifatnya menahan air, sehingga menghasilkan cookies yang bertekstur lebih lembap dan chewy.
Jenis lemak juga berpengaruh. Butter memberi rasa dan tekstur lembut, sementara minyak bisa membuat bagian tengah cookies tetap empuk lebih lama. Tepung juga bukan sekadar pengisi. Tepung terigu protein tinggi membuat struktur lebih kuat dan kering, sedangkan tepung protein rendah membuat cookies jadi lebih ringan dan lembut.
2. Kenapa soft cookies lebih empuk

Soft cookies punya tekstur yang lebih empuk berkat kelembapan yang tinggi. Brown sugar hampir selalu jadi andalan karena kemampuannya mengikat air. Resep soft cookies juga sering menambahkan telur lebih banyak, susu, atau bahkan sedikit maizena untuk menghambat pembentukan gluten.
Isian seperti chocolate chips, oat, atau potongan cokelat besar juga membantu mempertahankan kelembapan. Bahan ini menyerap sebagian air dan membuat tekstur bagian dalam cookies terasa padat tapi lembut. Itulah kenapa soft cookies acap kali terasa lebih tebal dan berat dibanding crunchy cookies.
3. Rahasia crunchy cookies yang renyahnya tahan lama

Crunchy cookies justru kebalikannya. Kadar air ditekan seminimal mungkin untuk membatasi kelembapan. Gula pasir putih mendominasi dan adonan cenderung lebih tipis. Beberapa resep bahkan menggunakan tepung almond atau tepung beras untuk menciptakan tekstur yang lebih kering dan rapuh. Selain itu, tambahan kacang, pretzel, atau biji-bijian juga membantu menciptakan sensasi renyah alami.
4. Cara mengaduk adonan yang juga sangat berpengaruh

Cara mengaduk adonan juga berpengaruh terhadap apakah cookies yang kamu buat akan jadi soft cookies atau crunchy cookies. Soft cookies biasanya diaduk secukupnya saja, cukup sampai semua bahan tercampur rata. Sebab, jika adonan diaduk terlalu lama, ini bisa memicu pembentukan gluten yang membuat tekstur cookies jadi keras. Adonan juga terkdang didinginkan selama semalaman agar tepung menyerap cairan dengan lebih merata dan rasa lebih menyatu.
Crunchy cookies justru sering diaduk lebih lama. Udara yang masuk saat pengadukan membantu adonan melebar saat dipanggang, menghasilkan cookies yang lebih tipis dan kering. Adonan juga tidak didinginkan terlebih dahulu karena tujuannya memang ingin cepat kehilangan air saat masuk oven.
5. Teknik panggang yang beda, hasilnya pun berbeda

Soft cookies biasanya dipanggang di suhu sedang, sekitar 160–175 derajat Celcius dan dikeluarkan saat bagian tengahnya masih terlihat pucat. Panas sisa dari loyang akan melanjutkan proses pematangan tanpa mengeringkan cookies.
Di sisi lain, crunchy cookies membutuhkan suhu pemanggangan yang lebih tinggi dan durasi sedikit lebih lama. Cookies dikeluarkan setelah berubah warna jadi cokelat keemasan yang menandakan bahwa air sudah menguap dengan baik. Pendinginan juga berpengaruh. Crunchy cookies sebaiknya didinginkan di atas cooling rack agar uap panas tidak membuat bagian bawahnya lembap.
Pada akhirnya, soft atau crunchy itu soal selera. Soft cookies terasa nyaman, hangat, dan cocok dimakan pelan-pelan. Di sisi lain, crunchy cookies lebih nagih untuk ngemil atau dijadikan hampers.



















