Daun perilla segar beberapa lembar
Resep Kkaennip Jangajji, Acar Daun Perilla ala Korea Selatan

Korea Selatan bisa dibilang surga acar. Ada banyak jenis acar yang bisa kamu coba. Kkaennip jangajji, atau acar daun perilla, adalah pilihan tepat bagi kamu yang menyukai cita rasa unik dan segar.
Daun perilla memiliki aroma yang khas, sedikit pedas, manis, dan gurih. Sangat cocok sebagai lauk pendamping nasi hangat atau hidangan Korea favoritmu. Mari kita pelajari cara membuatnya melalui resep kkaennip jangajji di bawah ini!
Bahan Membuat Kkaennip Jangajji

Bahan bumbu rendaman jangajji (semuanya dalam jumlah yang sama):
Air
Cuka
Gula
Kecap asin
Cara Membuat Kkaennip Jangajji

Campurkan air, cuka, gula, dan kecap asin dengan takaran yang sama dalam panci. Panaskan hingga mendidih, aduk terus agar gula larut dan bumbu merata.
Angkat dari api dan biarkan bumbu dingin sepenuhnya sebelum digunakan untuk merendam daun perilla. Ini penting untuk memastikan daun tetap harum dan beraroma.
Sambil menunggu bumbu dingin, cuci daun perilla hingga bersih dari kotoran dan air. Pastikan daun benar-benar kering, karena sisa air dapat mengencerkan bumbu.
Susun daun perilla dengan rapi dalam wadah bersih dan kedap udara. Tuangkan bumbu Jangajji yang sudah dingin ke atas daun hingga terendam sepenuhnya.
Jika ada daun yang mengapung, tahan dengan piring kecil. Tutup wadah rapat-rapat dan biarkan berfermentasi pada suhu ruang selama sekitar satu hari.
Setelah itu, pindahkan ke lemari es untuk disimpan. Daun perilla akan tetap segar, aromanya unik khas Korea, dan siap disajikan sebagai lauk yang lezat.
Tips Membuat Kkaennip Jangajji

Pilih daun perilla yang segar, utuh, dan tanpa cacat. Hindari daun yang layu karena akan kehilangan aromanya.
Cuci daun hingga bersih, tetapi hati-hati jangan sampai robek. Pastikan daun benar-benar kering sebelum direndam untuk mencegah bumbu menjadi sangat encer.
Gunakan wadah kaca atau wadah kedap udara yang aman untuk makanan. Susun daun dengan rapi. Jangan hanya dimasukkan begitu saja agar bumbu meresap merata.
Campur air, cuka, gula, dan kecap asin dengan takaran yang sama. Panaskan hingga mendidih, tetapi jangan terlalu lama.
Aduk terus hingga gula larut. Biarkan bumbu dingin sepenuhnya sebelum menuangkannya ke atas daun.
Jangan menuangkan bumbu panas langsung ke daun, karena akan membuat daun layu.
Gunakan piring kecil untuk menampung daun yang mengapung. Tutup wadah rapat-rapat untuk mencegah hilangnya rasa.
Fermentasikan pada suhu ruang selama sekitar 1 hari. Jangan sering membuka wadah selama fermentasi.
Setelah 1 hari, simpan di lemari es agar tetap segar. Dapat bertahan beberapa hari di lemari es sebagai lauk.
Aroma harum dan rasa manis-pedas alami akan muncul setelah fermentasi. Dapat dimakan langsung dengan nasi hangat atau lauk Korea.
Hindari daun yang tidak segar atau robek. Kamu dapat menambahkan irisan cabai rawit untuk rasa pedas ekstra.
Jangan menambahkan terlalu banyak gula agar rasa tetap seimbang. Gunakan cuka segar untuk rasa asam yang tepat.
Jangan biarkan daun terlalu lama di suhu ruangan, karena daun bisa menjadi lembek. Cicipi setelah fermentasi untuk memeriksa rasanya, tetapi jangan sering membukanya.
Resep kkaennip jangajji memang terlihat sederhana, namun menghasilkan sajian acar dengan cita rasa yang luar biasa. Sangat cocok dengan lauk apa pun, mulai dari ayam goreng dan ikan hingga BBQ Korea. Langsung meningkatkan cita rasa tanpa perlu repot!







![[QUIZ] Tim Teh atau Kopi, Cari Tahu Kamu Bakal Dilamar di Mana](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_91dea91b96ce1be93617ead7ae62bc54_17588c44-b012-4431-a2c9-f68b58fab727.png)










