- Kolak atau bubur bersantan
Simpan makan tersebut dalam wadah tertutup rapat. Santan mudah berubah jadi asam kalau terpapar udara terlalu lama. - Es buah
Kalau masih ada kuahnya, sebaiknya tiriskan buah dan simpan terpisah dari sirop atau susu kental manisnya agar tidak lembek. - Gorengan
Jangan langsung masukkan ke wadah tertutup saat masih panas karena uapnya bikin gorengan berubah jadi lembek. - Kue basah
Bungkus atau simpan kue basah dalam kotak kedap udara agar tidak kering dan menyerap bau kulkas.
6 Cara Menyimpan Takjil Sisa Berbuka agar Tetap Aman dan Enak Dimakan

Segera masukkan takjil ke kulkas dan jangan biarkan lebih dari 2 jam pada suhu ruang.
Simpan terpisah sesuai jenis masing-masing dalam wadah tertutup rapat atau plastik klip.
Perhatikan batas simpan dan panaskan kembali dengan cara yang tepat sebelum dikonsumsi.
Buka puasa memang paling nikmat kalau meja penuh takjil, mulai dari kolak, es buah, gorengan, sampai puding warna-warni. Namun, hanya karena “lapar mata”, sering kali kita beli terlalu banyak. Ujung-ujungnya, takjil sisa berbuka menumpuk di dapur dan bikin bingung. Kalau dibuang sayang, tapi takut basi kalau disimpan sembarangan.
Padahal, cara menyimpan takjil sisa berbuka itu gak bisa asal masuk kulkas. Setiap jenis makanan punya karakter berbeda. Kalau salah simpan, rasanya bisa berubah, teksturnya aneh, bahkan berisiko bikin sakit perut. Nah, agar tidak mubazir dan tetap aman dikonsumsi, ini tips yang bisa kamu terapkan di rumah.
1. Jangan biarkan terlalu lama pada suhu ruang

Ini kesalahan paling umum. Setelah berbuka, takjil sering dibiarkan di meja sampai malam. Padahal, makanan yang mengandung santan, susu, atau buah segar cepat sekali rusak kalau berada pada suhu ruang lebih dari 2 jam.
Begitu selesai makan, segera sortir mana yang mau disimpan. Semakin cepat masuk kulkas, semakin kecil risiko pertumbuhan bakteri. Apalagi kalau cuaca lagi panas, makanan bisa basi lebih cepat dari yang kita kira.
2. Pisahkan berdasarkan jenis masing-masing

Jangan campur semua takjil dalam satu wadah besar. Kolak, es buah, gorengan, dan kue basah harus disimpan terpisah. Memisahkan makanan juga membantu menjaga rasa tetap segar dan tidak saling memengaruhi aroma.
3. Gunakan wadah kedap udara

Kalau ingin takjil tahan lebih lama, pilih wadah dengan penutup rapat. Wadah kedap udara mencegah kontaminasi dan menjaga kelembapan makanan. Kalau tidak punya banyak wadah, plastik klip juga bisa jadi solusi. Yang penting, tekan keluar udara sebanyak mungkin sebelum ditutup. Cara ini cukup efektif untuk menyimpan potongan buah, kue, bahkan gorengan.
4. Perhatikan suhu kulkas

Suhu ideal kulkas untuk menyimpan makanan ada pada kisaran 1–4 derajat celsius. Kalau terlalu hangat, bakteri tetap bisa berkembang. Kalau terlalu penuh, sirkulasi udara dingin jadi tidak maksimal. Simpan takjil di rak tengah, bukan di pintu kulkas. Suhu kulkas bagian pintu lebih sering berubah karena sering dibuka tutup.
5. Catat waktu penyimpanan

Ini penting sekali tapi sering diabaikan. Tidak semua takjil bisa tahan lama. Jadi, penting untuk menuliskan waktu penyimpanan.
- Kolak atau makanan bersantan maksimal 1–2 hari.
- Buah potong sebaiknya habis dalam 1 hari.
- Gorengan idealnya dimakan keesokan harinya. Lebih dari itu, rasanya sudah jauh berubah.
- Puding atau agar-agar bisa bertahan 2–3 hari jika disimpan dengan benar.
Kalau sudah muncul bau asam, lendir, atau perubahan warna mencolok, lebih baik tidak dikonsumsi lagi. Jangan dipaksakan, ya! Segera buang meski makanan belum lama disimpan.
6. Ketahui cara menghangatkan yang tepat

Untuk kolak atau bubur, hangatkan secukupnya saja, jangan berulang kali dipanaskan. Pemanasan berulang bisa mempercepat kerusakan makanan. Untuk gorengan, kalau ingin renyah lagi jangan dipanaskan di microwave karena akan makin lembek. Gunakan oven atau air fryer agar teksturnya kembali garing.
Menyimpan takjil sisa berbuka sebenarnya bukan hal yang ribet asal tahu caranya. Dengan penanganan yang tepat, kamu bisa mengurangi pemborosan makanan sekaligus menjaga kesehatan keluarga. Apalagi saat bulan puasa, rasanya sayang sekali kalau makanan terbuang percuma.
Mulai sekarang, yuk, lebih bijak mengatur takjil! Ambil secukupnya, simpan dengan benar, dan nikmati kembali keesokan harinya tanpa rasa khawatir. Adapun, takjil yang disimpan dengan baik bukan cuma hemat, tapi juga tetap nikmat.
![[QUIZ] Camilan yang Cocok Jadi Teman Nonton Berdasarkan Genre Film Favoritmu](https://image.idntimes.com/post/20260215/1000361601_ee6221ce-e91d-4682-aefe-a7a87f3e3c85.jpg)



![[QUIZ] Dari Tanggal Lahirmu, Kami Tahu Makanan Favoritmu!](https://image.idntimes.com/post/20241220/japanese-colorful-mochi-marble-background-123827-23971-d01208b514a64a17a58bf25f5204b1ba-9d0187268ff148e1afb354cb15ce5aed.jpg)

![[QUIZ] Ibarat Olahan Telur, Kamu Cocoknya Jadi Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260226/8366_44606632-c4d8-43e3-8a96-23cdaa999db7.jpg)


![[QUIZ] Pilih Topping Bolu Favoritmu, Kamu Cocoknya Masak Bolu Ini saat Akhir Pekan](https://image.idntimes.com/post/20260225/1000036334_7be2f756-3b14-4cf1-9326-32f185da4f6d.jpg)








