6 Menu Sahur Simpel tapi Disukai Anak, Anti Drama Bangun Pagi!

Sahur bareng anak itu kerap kali lebih menantang daripada puasanya sendiri. Sudah dibangunkan susah, duduk di meja makan malah manyun, ujung-ujungnya hanya minum sedikit lalu tidur lagi. Padahal, asupan sahur penting sekali supaya anak tetap bertenaga saat menjalani puasa.
Kuncinya sebenarnya bukan menu yang ribet atau mahal. Justru, menu sahur simpel tapi disukai anak biasanya yang rasanya familiar, tampilannya menarik, dan tidak membuat mereka “kaget” di jam sahur. Nah, ini beberapa ide menu sahur yang disukai anak yang bisa kamu coba di rumah.
1. Nasi telur dadar gulung isi sayur

Telur itu penyelamat saat sahur. Praktis, cepat, dan tinggi protein. Supaya anak tidak bosan, coba bikin telur dadar tipis lalu gulung dengan isian wortel parut dan daun bawang yang dicincang halus.
Potong kecil-kecil agar tampilannya lucu. Kalau perlu cetak bentuk bintang atau hati menggunakan cetakan kue. Disajikan dengan nasi hangat dan sedikit kecap manis, biasanya anak lebih mudah tertarik. Protein dari telur membantu anak kenyang lebih lama sehingga tidak cepat lemas di pagi hari.
2. Ayam teriyaki simpel

Kalau anak suka rasa manis-gurih, ayam teriyaki bisa jadi pilihan. Tidak perlu pakai bumbu ribet seperti di restoran Jepang. Cukup tumis bawang putih, masukkan ayam yang sudah dipotong kecil, tambahkan kecap manis dan sedikit saus tiram. Masak sampai meresap.
Rasanya mirip menu di restoran tapi versi rumahan yang lebih hemat dan sehat. Sajikan dengan nasi hangat dan taburan wijen kalau ada. Biasanya anak suka karena rasanya familiar dan tidak pedas.
3. Sup ayam bening hangat

Di waktu sahur, makanan berkuah hangat terasa lebih nyaman di perut. Sup ayam bening dengan potongan kentang, wortel, dan ayam suwir bisa jadi menu yang ringan tapi tetap bergizi. Kalau anak susah makan sayur, potong kecil-kecil atau haluskan sebagian supaya teksturnya lebih lembut. Tambahkan sedikit daun seledri untuk aroma segar. Menu ini juga membantu menjaga hidrasi tubuh selama puasa.
4. Roti isi telur dan keju

Kalau anak benar-benar sulit makan nasi saat sahur, jangan dipaksa. Kamu bisa siapkan roti gandum isi telur orak-arik dan keju slice. Tambahkan sedikit saus tomat supaya rasanya makin menarik. Bentuk jadi sandwich segitiga kecil supaya mudah digigit. Karbohidrat dari roti dan protein dari telur dan keju cukup untuk bekal energi sampai siang.
5. Oatmeal manis

Oatmeal sering dianggap makanan orang dewasa, padahal bisa dibuat versi anak-anak. Masak oatmeal dengan susu, tambahkan potongan pisang dan sedikit madu. Bisa juga beri topping meses atau potongan kurma supaya lebih “Ramadan vibes”. Menu ini simpel, cepat, dan tidak membuat perut terasa berat. Sangat cocok untuk anak-anak yang malas makan nasi saat sahur.
6. Nasi goreng kampung versi anak

Anak biasanya suka nasi goreng, tapi hindari terlalu banyak minyak atau cabai. Gunakan telur, sedikit ayam, dan sayur cincang halus. Tambahkan topping sosis yang dipotong lucu supaya makin menggugah selera. Nasi goreng sering jadi menu aman karena rasanya sudah familiar.
Menu sahur simpel tapi disukai anak sebenarnya tidak harus mewah. Cukup kombinasi karbohidrat, protein, sedikit lemak sehat, dan sayur. Yang penting, rasanya cocok di lidah mereka dan proses makannya tidak jadi ajang negosiasi panjang. Semoga ide-ide ini bisa bantu kamu menyiapkan sahur yang lebih tenang dan minim drama di rumah.
![[QUIZ] Ibarat Olahan Telur, Kamu Cocoknya Jadi Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260226/8366_44606632-c4d8-43e3-8a96-23cdaa999db7.jpg)

![[QUIZ] Pilih Topping Bolu Favoritmu, Kamu Cocoknya Masak Bolu Ini saat Akhir Pekan](https://image.idntimes.com/post/20260225/1000036334_7be2f756-3b14-4cf1-9326-32f185da4f6d.jpg)











![[QUIZ] Tim Teh atau Kopi, Cari Tahu Kamu Bakal Dilamar di Mana](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_91dea91b96ce1be93617ead7ae62bc54_17588c44-b012-4431-a2c9-f68b58fab727.png)



