Comscore Tracker

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari Kamu

Banyak yang merupakan kue hasil akulturasi budaya #LokalIDN

Kue cubit merupakan kue sekaligus jajanan merakyat yang mudah dijumpai di setiap sudut kota. Bermetamorfosis menjadi kue kekinian, kini kue cubit bisa dinikmati dengan bermacam topping maupun rasa.

Meski menjelma menjadi kue kekinian, tahu tidak bahwa kue yang identik berbentuk mungil ini usianya sudah berabad-abad, lho! Karena kue cubit merupakan kue warisan dari Belanda, yang mirip dengan poffertjes.

Gak cuma kue cubit, berikut ini ada sepuluh kue tradisional di Indonesia yang usianya lebih tua dari kamu. Sudah pernah mencicipi semuanya?

1. Kue lumpur diperkenalkan oleh Bangsa Portugis ketika singgah di Indonesia sekitar abad ke-15. Kue ini terinspirasi dari kue asal negara tersebut yang bernama pasteis de nata

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuKue lumpur (instagram.com/sukmawati_rs)

2. Berdasarkan sejarah, kue serabi telah eksis sejak tahun 1923. Kue berbahan dasar tepung beras ini diyakini mendapat pengaruh dua negara yakni India dan Belanda

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuSerabi (instagram.com/ infomakansolo)

3. Identik dengan topping taburan kacang kenari dan kismis, kue klapertaart eksis ketika Bangsa Belanda singgah di Kota Manado

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuKlapertaart (instagram.com/christabellenanetta)

4. Konon, resep kue bingka diracik oleh Putri Junjung Buih dari Kerajaan Negara Daha yang mana kerajaan tersebut ada sebelum Kerajaan Banjar berdiri

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuKue bingka (instagram.com/racheldjuanda)

5. Spekkoek atau kue lapis legitakrab dengan lidah orang Indonesia sejak Belanda memperkenalkannya pada masa kolonial

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuLapis legit (instagram.com/legitsurabaya)

Baca Juga: 7 Resep Kue Kering Tradisional, Cocok untuk Dijadikan Jamuan Istimewa

6. Telah ada sejak masa kerajaan-kerajaan Bugis berdiri, lembutnya kue barongko dahulu hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan saja

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuBarongko (instagram.com/ susie.agung)

7. Meski lengket, rasa manis wajik bikin banyak orang menyukainya. Kue berbahan ketan ini merupakan kuliner warisan Kerajaan Majapahit

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuWajik (instagram.com/mommymayabento)

8. Karena dialek, lambat laun masyarakat Jawa menyebut afuan dari bahasa Arab menjadi apem. Memiliki arti ampunan, kue apem telah eksis sejak Wali Songo bersyiar

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuApem (instagram.com/nonyadaulika)

9. Onde-onde diperkenalkan oleh pedagang China ketika singgah di Indonesia. Kue hasil akulturasi budaya ini ternyata telah ada sejak zaman Dinasti Zhou

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuOnde-onde (instagram.com/ mariaulfah1357)

10. Sama halnya dengan onde-onde, kue mangkuk telah eksis sejak ratusan tahun lalu karena diperkenalkan oleh imigran China yang melakukan perdagangan di Indonesia

10 Kue Tradisional di Indonesia yang Usianya Lebih Tua dari KamuKue mangkuk (instagram.com/ tutisetyawatis)

Meski kue di atas usianya sudah tak muda lagi, keberadaannya masih mudah dijumpai hingga sekarang. Dari sepuluh kue tradisional yang telah disebutkan tadi, adakah yang jadi kesukaanmu?

Baca Juga: 7 Kue Tradisional Khas Banjar yang Nikmat, Favorit untuk Berbuka Puasa

Tifani Topan Photo Verified Writer Tifani Topan

(Food & Travel Enthusiast) Mohon maaf jika terjadi kesalahan penulisan maupun informasi. Terima kasih

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Berita Terkini Lainnya