Tidak Hanya Cone, Ini 7 Jenis Es Krim Berdasarkan Penyajiannya

Es krim yang disajikan dengan cone salah satu jenis es krim yang penyajiannya lumrah kita lihat. Selain simple, cone sendiri umumnya dibuat dari adonan sehingga gak cuma sebagai wadah tapi juga dapat dimakan sekalian mendekati akhir dari es krim, lho.
Ternyata cara penyajian es krim ada banyak. Berikut tujuh variasi cara penyajian es krim yang populer di penjuru dunia selain menggunakan cone. Apakah kamu sudah tahu?
1. Banana split

Banana split adalah salah satu cara penyajian es krim paling legendaris yang berasal dari Amerika Serikat. Cara penyajian ini memiliki ciri khas di mana es krim disajikan pada wadah berbentuk oval memanjang bak menyerupai perahu.
Ciri khas lainnya yaitu sebuah pisang yang dibelah dua secara memanjang, kemudian di bagian tengahnya diletakkan tiga scoop es krim dengan rasa yang umumnya berbeda-beda. Pilihan rasa es krim untuk disajikan banana split biasanya terdiri dari vanila, cokelat, dan stroberi.
Tidak berhenti di situ, setiap scoop es krim disiram dengan saus yang berbeda pula seperti saus cokelat, karamel, hingga selai stroberi. Tak lupa ditutup dengan topping meriah berupa taburan kacang, whipped cream, hingga buah ceri.
2. Sundae

Cara penyajian es krim berikutnya ini juga hampir mirip dengan banana split, lho. Tetapi, sundae lebih fleksibel dan biasanya disajikan dalam gelas kaca tinggi atau mangkuk kecil. Fokus utama dalam penyajian sundae adalah kombinasi antara es krim lembut serta siraman saus kental yang jumlahnya melimpah.
Nama sundae sendiri konon berasal dari kata Sunday atau hari Minggu. Berdasarkan riwayatnya, sundae sering disajikan sebagai dessert setiap hari Minggu. Itu sebabnya es krim penyajian ini dinamakan dengan sundae.
Keunikan sundae terletak pada topping-nya yang berlapis-lapis atau ramai mulai dari taburan meses cokelat, remahan biskuit, hingga buah-buahan segar. Gak cuma tampilannya saja yang estetik, menikmati sundae juga bikin happy dan mengganjal perut dari lapar!
3. Stick

Cara makan es krim yang paling praktis tanpa perlu sendok atau mangkuk, es krim stick atau dikenal juga dengan sebutan popsicle adalah jawabannya. Es krim ini dibekukan langsung pada sebatang kayu atau plastik. Es krim dengan stick umumnya memiliki lapisan luar yang renyah dan membeku untuk melindungi bagian dalamnya supaya tidak cepat meleleh.
Es krim stick sendiri salah satu jenis es krim yang cukup disukai oleh anak-anak, lho. Gak cuma rasanya yang kini lebih bervariasi, bentuk maupun tampilan dari es krim dengan stik juga menarik dan unik-unik banget.
4. Soft serve

Soft serve merupakan cara penyajian es krim langsung dari mesin khusus tanpa melalui proses pembekuan keras di dalam freezer. Karena jenis es krim ini mengandung lebih banyak udara serta lemak susu yang lebih rendah, berpengaruh juga pada teksturnya yang sangat halus, ringan, dan cepat lumer di mulut, lho.
Biasanya, soft serve dikeluarkan dalam bentuk spiral yang cantik ke atas cone atau wadah. Jenis es krim yang disajikan dengan cara soft serve ini mudah dijumpai pada gerai makanan cepat saji atau kedai es krim kekinian karena proses penyajiannya yang cepat.
5. Cup

Penyajian dalam cup atau wadah kecil adalah pilihan paling aman. Apalagi jika ingin menikmati es krim secara perlahan tanpa takut tangan menjadi lengket karena tetesan es krim yang meleleh.
Cup juga memberikan kebebasan bagi penikmat es krim untuk mencampur banyak topping dan mengaduknya tanpa perlu khawatir tumpah. Selain itu, es krim dalam cup sering kali hadir dalam porsi yang sudah terukur, sehingga cocok bagi kamu yang ingin menjaga asupan porsi camilan.
6. Sandwich ice cream

Siapa bilang es krim hanya bisa dimakan dengan sendok? Sandwich ice cream menawarkan cara makan yang unik dengan menjepit es krim di antara dua lapisan makanan lain. Lapisan atau dasar dari sandwich tersebut ini bisa berupa biskuit renyah, kue kering yang lembut, atau lembaran roti tawar.
Seperti Singapura misalnya, di mana es krim dijadikan sebagai isi dari roti lapis atau sandwich ice cream dengan tampilan berwarna-warni yang kini menjadi jajanan ikonik dan sangat dicari turis saat pelesiran ke negara tersebut. Kombinasi tekstur roti atau biskuit yang padat dengan dinginnya es krim memberikan sensasi kunyahan yang sangat memuaskan lidah, lho. Sudah pernah coba?
7. Rolled ice cream

Sering juga disebut es krim goreng, cara penyajian yang satu ini muncul dari street food Thailand dan sempat menjadi tren global, lho. Adonan es krim cair dituangkan ke atas lempengan besi datar yang suhunya berada di bawah titik beku.
Di atas lempengan tersebut, es krim dicampur dengan berbagai bahan seperti buah hingga biskuit, lalu dicacah dan diratakan. Setelah membeku rata, es krim kemudian dikerok menggunakan alat khusus hingga membentuk gulungan-gulungan silinder kecil. Gulungan es krim tersebut kemudian ditata berdiri di dalam mangkuk, menciptakan tampilan yang sangat unik dan instagrammable.
Dari ketujuh jenis penyajian di atas, setiap metode memberikan sensasi yang berbeda bagi penikmatnya. Jadi, saat ingin menyantap es krim berikutnya, jangan ragu untuk mencoba cara baru selain es krim yang disajikan menggunakan cone agar pengalaman makan kamu semakin berwarna.


















