Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Memasak Terasi, Aromanya Keluar Maksimal dan Tidak Amis
ilustrasi sambal terasi (freepik.com/partystock)
  • Artikel menjelaskan pentingnya memilih terasi berkualitas dan segar agar aroma masakan lebih sedap serta bebas bau amis.
  • Ditekankan proses pemanasan seperti dibakar atau disangrai untuk mengeluarkan aroma khas sebelum dicampur dengan bumbu lain.
  • Langkah akhir meliputi menumis bumbu hingga harum dan menggunakan takaran terasi yang pas supaya rasa tetap seimbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Terasi sering dipakai untuk memperkuat rasa pada sambal dan berbagai masakan rumahan. Aromanya khas dan bisa membuat hidangan terasa lebih sedap jika diolah dengan benar. Namun jika langkahnya kurang pas, bau amis bisa muncul dan mengganggu hasil akhir masakan.

Pengolahan terasi sebenarnya cukup sederhana, tetapi perlu perhatian pada beberapa tahap penting. Cara memanaskan dan mencampurnya dengan bahan lain sangat memengaruhi aroma yang dihasilkan. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti agar terasi lebih harum dan tidak menyisakan bau yang kurang enak.

1. Pilih terasi yang berkualitas dan masih segar

ilustrasi terasi (commons.wikimedia.org/Midori)

Langkah awal dimulai dari memilih terasi yang masih dalam kondisi baik. Terasi yang bagus biasanya memiliki warna merata dan tidak terlalu lembek saat disentuh. Aromanya juga terasa khas tanpa bau menyengat yang berlebihan.

Terasi yang sudah terlalu lama disimpan memiliki bau yang lebih tajam dan sulit diolah. Kondisi ini bisa memengaruhi rasa masakan secara keseluruhan. Dengan bahan yang masih segar, proses memasak jadi lebih mudah menghasilkan aroma yang enak.

2. Bakar atau sangrai sebelum digunakan

ilustrasi terasi (commons.wikimedia.org/Taman Renyah)

Terasi sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke dalam masakan. Kamu bisa membakarnya di atas api kecil atau menyangrainya di wajan tanpa minyak. Proses ini membantu mengurangi bau amis sekaligus mengeluarkan aroma khasnya.

Panaskan hingga bagian luar sedikit mengering dan aromanya mulai terasa lebih kuat. Jangan terlalu lama agar tidak gosong dan berubah rasa. Setelah itu, terasi siap dihaluskan atau dicampurkan ke dalam bumbu.

3. Haluskan bersama bumbu lain

ilustrasi cobek (freepik.com/jcomp)

Setelah dipanaskan, terasi bisa dihaluskan bersama bahan seperti cabai, bawang, dan garam. Proses ini membantu menyatukan rasa sehingga tidak ada bagian yang terlalu dominan. Hasilnya, aroma terasi menyebar lebih merata dalam masakan.

Gunakan cobek atau blender sesuai kebutuhan agar teksturnya sesuai dengan jenis masakan. Penghalusan yang merata membuat bumbu lebih mudah tercampur saat dimasak. Dengan cara ini, rasa jadi lebih menyatu.

4. Masak bersama minyak hingga harum

ilustrasi memasak sambal (pexels.com/Antonius Ferret)

Saat bumbu sudah siap, tumis bersama minyak panas agar aromanya semakin keluar. Panas minyak membantu membawa aroma terasi naik dan menyatu dengan bahan lain. Aduk perlahan agar bumbu tidak cepat gosong.

Masak sampai warna bumbu sedikit berubah dan aromanya terasa lebih matang. Proses ini penting untuk memastikan bau amis tidak tersisa. Hasilnya membuat masakan terasa lebih sedap.

5. Gunakan dalam jumlah yang pas

ilustrasi sambal terasi (pexels.com/kevin yung)

Jumlah terasi yang digunakan perlu disesuaikan dengan porsi masakan. Terlalu banyak bisa membuat rasa menjadi terlalu kuat dan kurang nyaman. Gunakan secukupnya agar aroma tetap terasa tanpa mendominasi.

Cicipi masakan saat proses memasak untuk menyesuaikan rasa. Jika diperlukan, tambahkan sedikit demi sedikit hingga mendapatkan hasil yang diinginkan. Dengan takaran yang pas, terasi bisa memberi rasa yang seimbang.

Mengolah terasi dengan langkah yang benar membantu menghasilkan aroma yang lebih harum dan bersih. Setiap tahap memiliki peran dalam mengurangi bau amis dan memperkuat rasa. Dengan cara yang rapi, terasi bisa membuat masakan terasa lebih nikmat tanpa mengganggu aroma keseluruhan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian