Belalang goreng atau disebut juga sebagai walang goreng merupakan salah satu kuliner ekstrem khas Gunungkidul, Yogyakarta. Hidangan ini kerap diburu wisatawan yang penasaran dan ingin mencicipi sensasi "krenyes" saat menyantapnya. Tak sedikit pula yang menjadikannya sebagai camilan dan oleh-oleh untuk keluarga di rumah.
Biasanya, para penjual belalang goreng menjajakan dagangannya di sepanjang jalan utama arah Wonosari. Namun, beberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan curhatan seorang warganet tentang modus penipuan (scam) saat membeli belalang goreng di kawasan pantai Gunungkidul.
"Penipuan di tempat wisata memang gak ada habisnya. Salah satunya penipuan belalang goreng yang terlihat full ternyata disumpel kardus supaya terlihat penuh," tulis akun @farakhi melalui Threads, Minggu (16/8/2026).
Dalam video dan fotonya, Farakhi menunjukkan satu stoples belalang goreng yang seakan terlihat penuh. Harganya Rp35 ribu per stoples dan tidak ditawar sama sekali. Begitu dimakan, langsung terlihat kardus yang mengganjal bagian bawahnya.
"Susunan belalang hanya 1 lapis, jadi langsung kelihatan kardusnya. Posisi kardus cembung dan belalang disusun dipinggir, jdi dari samping juga terlihat full. Ditambah ada sticker yang menutupi. Bagian bawah ditutup kertas putih," kata Farakhi.
Nah, biar kamu tidak menjadi korban scam serupa dan tetap bisa menikmati kuliner ini dengan nyaman, simak tips membeli belalang goreng di Gunungkidul berikut ini, yuk!
