5 Tips Mengolah Kolang-kaling, biar Gak Berlendir

Kolang-kaling menjadi salah satu bahan makanan yang kerap hadir dalam aneka sajian, terutama saat bulan Ramadan. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang netral membuat kolang-kaling mudah diolah menjadi berbagai hidangan manis maupun segar. Namun, tak sedikit orang mengeluhkan teksturnya yang berlendir jika tidak diolah dengan tepat.
Lendir pada kolang-kaling sebenarnya bisa diminimalkan dengan teknik pengolahan yang benar, mulai dari seperti dari proses pencucian hingga perebusan. Nah, setiap tahap ini memiliki peran penting untuk menghasilkan tekstur yang lebih bersih dan tidak lengket.
Kali ini IDN Times akan membagikan beberapa tips mengolah kolang-kaling, agar tidak berlendir yang bisa kamu praktikkan di rumah.
1. Cuci dengan air mengalir hingga benar-benar bersih
Langkah pertama yang paling penting adalah mencuci kolang-kaling di bawah air mengalir. Jangan hanya direndam, tetapi gosok perlahan menggunakan tangan, agar lendirnya terlepas.
Bilas berulang kali sampai air bilasan terlihat jernih dan tidak lagi terasa licin saat disentuh. Proses ini membantu mengurangi lendir sekaligus bau asam yang sering menempel.
2. Rendam dengan air cucian beras
Air cucian beras dikenal efektif membantu menghilangkan lendir alami pada berbagai bahan makanan, termasuk kolang-kaling. Setelah dicuci bersih, rendam kolang-kaling dalam air cucian beras selama 30–60 menit. Kandungan pati dalam air beras membantu menyerap sisa lendir dan bau. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih.
3. Rebus dengan daun pandan atau daun jeruk

Untuk menghilangkan bau asam sekaligus membuat aromanya lebih segar, rebus kolang-kaling bersama daun pandan atau daun jeruk. Didihkan air, masukkan kolang-kaling, lalu rebus selama 10–15 menit. Aroma daun pandan atau daun jeruk akan membantu menetralisasi bau dan membuat hasil olahan lebih wangi.
4. Tambahkan sedikit garam atau air kapur sirih
Merendam kolang-kaling dengan sedikit garam juga bisa membantu mengurangi lendir. Alternatif lainnya adalah menggunakan air kapur sirih dalam jumlah kecil untuk membantu tekstur lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Namun, pastikan membilasnya kembali hingga benar-benar bersih agar tidak meninggalkan rasa pahit.
5. Jangan simpan dalam keadaan tertutup rapat saat masih basah
Setelah dicuci dan direbus, tiriskan kolang-kaling hingga tidak ada air yang menggenang. Menyimpannya di dalam wadah tertutup saat masih terlalu basah bisa membuat lendir muncul kembali. Simpan di dalam wadah bersih dan kedap udara di dalam lemari es jika belum langsung digunakan.
Mengolah kolang-kaling sebenarnya tidak sulit, asalkan memahami teknik yang tepat. Kunci utamanya ada pada proses pencucian dan perebusan yang menyeluruh. Dengan tips-tips di atas, kolang-kaling akan terasa lebih segar, kenyal, dan tidak berlendir, sehingga siap diolah menjadi berbagai menu favorit Ramadan!


















