Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Mengolah Kolang-kaling, biar Gak Berlendir

5 Tips Mengolah Kolang-kaling, biar Gak Berlendir
Potret manisan kolang-kaling (pexels.com/Riki Risnandar)

Kolang-kaling menjadi salah satu bahan makanan yang kerap hadir dalam aneka sajian, terutama saat bulan Ramadan. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang netral membuat kolang-kaling mudah diolah menjadi berbagai hidangan manis maupun segar. Namun, tak sedikit orang mengeluhkan teksturnya yang berlendir jika tidak diolah dengan tepat.

Lendir pada kolang-kaling sebenarnya bisa diminimalkan dengan teknik pengolahan yang benar, mulai dari seperti dari proses pencucian hingga perebusan. Nah, setiap tahap ini memiliki peran penting untuk menghasilkan tekstur yang lebih bersih dan tidak lengket.

Kali ini IDN Times akan membagikan beberapa tips mengolah kolang-kaling, agar tidak berlendir yang bisa kamu praktikkan di rumah.

1. Cuci dengan air mengalir hingga benar-benar bersih

Langkah pertama yang paling penting adalah mencuci kolang-kaling di bawah air mengalir. Jangan hanya direndam, tetapi gosok perlahan menggunakan tangan, agar lendirnya terlepas.

Bilas berulang kali sampai air bilasan terlihat jernih dan tidak lagi terasa licin saat disentuh. Proses ini membantu mengurangi lendir sekaligus bau asam yang sering menempel.

2. Rendam dengan air cucian beras

Air cucian beras dikenal efektif membantu menghilangkan lendir alami pada berbagai bahan makanan, termasuk kolang-kaling. Setelah dicuci bersih, rendam kolang-kaling dalam air cucian beras selama 30–60 menit. Kandungan pati dalam air beras membantu menyerap sisa lendir dan bau. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih.

3. Rebus dengan daun pandan atau daun jeruk

Potret kolang-kaling
Potret kolang-kaling (commons.wikimedia.org/W.A. Djatmiko (Wie146)

Untuk menghilangkan bau asam sekaligus membuat aromanya lebih segar, rebus kolang-kaling bersama daun pandan atau daun jeruk. Didihkan air, masukkan kolang-kaling, lalu rebus selama 10–15 menit. Aroma daun pandan atau daun jeruk akan membantu menetralisasi bau dan membuat hasil olahan lebih wangi.

4. Tambahkan sedikit garam atau air kapur sirih

Merendam kolang-kaling dengan sedikit garam juga bisa membantu mengurangi lendir. Alternatif lainnya adalah menggunakan air kapur sirih dalam jumlah kecil untuk membantu tekstur lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Namun, pastikan membilasnya kembali hingga benar-benar bersih agar tidak meninggalkan rasa pahit.

5. Jangan simpan dalam keadaan tertutup rapat saat masih basah

Setelah dicuci dan direbus, tiriskan kolang-kaling hingga tidak ada air yang menggenang. Menyimpannya di dalam wadah tertutup saat masih terlalu basah bisa membuat lendir muncul kembali. Simpan di dalam wadah bersih dan kedap udara di dalam lemari es jika belum langsung digunakan.

Mengolah kolang-kaling sebenarnya tidak sulit, asalkan memahami teknik yang tepat. Kunci utamanya ada pada proses pencucian dan perebusan yang menyeluruh. Dengan tips-tips di atas, kolang-kaling akan terasa lebih segar, kenyal, dan tidak berlendir, sehingga siap diolah menjadi berbagai menu favorit Ramadan!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Tiramisu Kurma, Rasa Manis dan Pahit dalam Tiap Gigitan

26 Feb 2026, 13:28 WIBFood