Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Gorengan Khas Arab yang Sekilas Mirip dengan Jajanan Indonesia

5 Gorengan Khas Arab yang Sekilas Mirip dengan Jajanan Indonesia
ilustrasi gorengan khas arab (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Gorengan khas Arab punya kemiripan dengan jajanan Indonesia dari segi bentuk dan cara memasak, namun tetap memiliki cita rasa unik berkat bumbu serta isian khasnya.
  • Lima camilan populer seperti sambousek, falafel, luqaimat, qatayef, dan batata harra menonjolkan tekstur renyah di luar serta lembut di dalam dengan variasi rasa gurih hingga manis.
  • Kesamaan tampilan membuat gorengan Arab terasa familiar bagi lidah Indonesia, tetapi perbedaan bahan dan rempah menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati camilan tradisional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gorengan selalu punya tempat tersendiri sebagai camilan yang mudah dinikmati kapan saja. Di kawasan Arab, ada banyak jenis gorengan yang sekilas mengingatkan pada jajanan Indonesia karena bentuk dan cara memasaknya mirip. Perbedaan biasanya terasa pada bumbu dan isian yang memberi karakter khas.

Kemiripan ini membuat camilan tersebut terasa tidak asing saat pertama kali dicoba. Tekstur renyah di luar dengan bagian dalam yang lembut tetap jadi daya tarik utama. Berikut beberapa camilan gorengan khas Arab yang punya kemiripan dengan jajanan Indonesia.

1. Sambousek

ilustrasi sambousek
ilustrasi sambousek (freepik.com/Tatiana Goskova)

Sambousek goreng memiliki bentuk segitiga yang mengingatkan pada pastel. Kulitnya tipis lalu diisi dengan daging cincang atau keju sebelum digoreng hingga kering di bagian luar. Saat digigit, bagian luarnya terasa renyah sementara isiannya tetap lembut.

Proses menggoreng dilakukan sampai warna berubah keemasan agar teksturnya lebih garing. Isian yang berbumbu memberi rasa gurih yang cukup kuat. Camilan ini cocok disantap hangat karena aromanya lebih terasa.

2. Falafel

ilustrasi falafel
ilustrasi falafel (freepik.com/timolina)

Falafel dibuat dari kacang arab yang dihaluskan lalu dibentuk bulat sebelum digoreng. Bentuknya mengingatkan pada perkedel, meski bahan dasarnya berbeda. Setelah digoreng, bagian luar terasa kering dengan bagian dalam yang tetap empuk.

Bumbu seperti bawang dan rempah membuat rasanya lebih kaya. Teksturnya padat namun tetap mudah dikunyah. Falafel sering disajikan sebagai camilan atau pelengkap hidangan utama.

3. Luqaimat

ilustrasi luqaimat
ilustrasi luqaimat (freepik.com/rawpixel.com)

Luqaimat adalah bola-bola adonan yang digoreng hingga mengembang dan berwarna keemasan. Bentuknya menyerupai odading atau bola-bola goreng yang sering ditemui di Indonesia. Setelah matang, biasanya disiram dengan sirup manis atau madu.

Bagian luar terasa sedikit renyah dengan bagian dalam yang lembut dan berongga. Tekstur ini membuatnya enak disantap saat masih hangat. Rasa manisnya memberi variasi dari gorengan yang biasanya gurih.

4. Qatayef

ilustrasi qatayef
ilustrasi qatayef (freepik.com/fabrikasimf)

Qatayef goreng dibuat dari adonan yang diisi lalu dilipat sebelum digoreng. Bentuknya mirip kue pancong lipat atau martabak mini versi goreng. Isian yang digunakan bisa berupa kacang atau krim manis.

Saat digoreng, bagian luar menjadi kering sementara isiannya tetap lembut. Perpaduan tekstur ini membuatnya terasa menarik saat dimakan. Camilan ini sering disajikan dalam ukuran kecil agar mudah dinikmati.

5. Batata harra

ilustrasi batata harra
ilustrasi batata harra (freepik.com/KamranAydinov)

Batata harra merupakan olahan kentang yang dipotong kecil lalu digoreng hingga bagian luarnya kering. Sekilas terlihat seperti kentang goreng biasa, namun diberi tambahan bumbu khas yang lebih kuat. Setelah digoreng, kentang dicampur dengan bawang dan rempah.

Teksturnya renyah di luar dengan bagian dalam yang lembut. Rasa gurihnya terasa lebih hidup karena tambahan bumbu. Camilan ini cocok disantap saat santai atau sebagai pelengkap minuman.

Camilan gorengan khas Arab memiliki kemiripan dengan jajanan Indonesia dari segi bentuk dan cara penyajian. Meski terlihat familiar, rasa yang dihasilkan tetap memiliki ciri khas tersendiri. Dengan mencoba variasi ini, pengalaman menikmati gorengan jadi terasa lebih menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More