Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Etika Menikmati Buffet, Habiskan Apa yang Kamu Ambil!

4 min read
5 Etika Menikmati Buffet, Habiskan Apa yang Kamu Ambil!
ilustrasi buffet (pexels.com/Hiếu Lê)
  • Ambil makanan secukupnya dengan porsi tester agar bisa mencoba berbagai menu tanpa menyisakan makanan yang tidak cocok atau sudah membuat kenyang.
  • Pisahkan jenis hidangan agar cita rasa tidak bercampur, serta manfaatkan piring khusus untuk buah, kue, roti, dan makanan penutup.
  • Tak perlu menumpuk makanan karena buffet umumnya diisi ulang; tertib saat antre live cooking, komunikasikan pesanan dengan sopan, dan habiskan yang sudah diambil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menikmati hidangan dengan konsep buffet (prasmanan) punya keseruan tersendiri. Beragam makanan, mulai dari hidangan lokal hingga internasional, tersaji dan bisa diambil sendiri sesuai selera.

Namun, banyaknya pilihan terkadang bikin sebagian orang lapar mata. Ada saja pengunjung yang mengambil makanan terlalu banyak, tetapi justru menyisakannya karena rasanya kurang cocok di lidah atau sudah kenyang. Padahal, menghargai makanan dan pengunjung lain juga termasuk bagian dari etika makan.

Supaya tetap bisa mencoba beragam hidangan tanpa bikin makanan terbuang, yuk, perhatikan lima hal berikut!

  1. 1. Jangan kalap mengambil makanan hanya karena penasaran

    Mengambil makanan
    ilustrasi mengambil makanan (pexels.com/gsgbfrbhe)

    Melihat deretan menu yang tersedia, wajar kalau kamu tergoda ingin mencicipi semuanya. Jangan sampai piringmu penuh hanya karena lapar mata. Jika rasanya kurang cocok di lidah, makanan yang sudah diambil bisa saja gak dihabiskan.

    Untuk mencicipi beragam menu, mulailah dengan porsi tester. Cukup satu sendok atau sepotong kecil untuk dicicipi. Kalau ternyata cocok, kamu bisa kembali ke station tersebut untuk mengambil tambahan. Jadi, kamu tetap bisa nyobain berbagai hidangan tanpa harus mengambil porsi besar sejak awal.

  2. 2. Jaga cita rasa makanan dengan tidak asal menggabungkan menu dalam satu piring

    Mengambil hidangan
    ilustrasi mengambil hidangan (magnific.com/stockking)

    Hindari mencampurkan semua menu dalam satu piring. Misalnya, nasi putih sebaiknya tidak dicampur dengan pasta bersaus atau sushi karena bumbu dan sausnya bisa saling bercampur. Selain mengubah rasa makanan, campuran tersebut juga bisa membuat piring terlihat kurang menarik.

    Pilih lauk yang memang cocok dipadukan. Kamu bisa menggabungkan omelette dengan sosis dalam satu piring untuk menu sarapan ala Western. Begitu pula nasi goreng yang lebih pas disantap bersama telur dadar atau lauk pelengkapnya seperti kerupuk.

    Untuk makanan selain menu utama, seperti potongan buah, kue, dan aneka roti, gunakan piring terpisah. Manfaatkan piring kecil atau wadah khusus yang sudah disediakan agar makanan tidak tercampur.

  3. 3. Jangan takut kehabisan, menu buffet bisa di-refill oleh pihak resto

    Staf mengisi ulang makanan
    ilustrasi staf mengisi ulang makanan (pexels.com/Western Skyline Hotel)

    Sebagian orang sengaja mengambil makanan dalam jumlah banyak sejak awal karena khawatir hidangan keburu habis. Padahal, selama waktu operasional buffet masih berlangsung, staf biasanya akan mengisi ulang hidangan yang mulai menipis agar tetap tersedia untuk pengunjung lain.

    Meski begitu, pengisian ulang makanan juga punya batas waktu. Beberapa tempat mulai mengurangi atau menghentikan refill sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum waktu makan berakhir. Karena itu, datanglah lebih awal jika ada menu tertentu yang ingin kamu coba.

    Jika kamu menginap di hotel dan mendapatkan fasilitas breakfast, usahakan datang sekitar pukul 07.00–08.00 pagi. Pada jam tersebut, pilihan makanan biasanya masih cukup lengkap dan antrean belum terlalu ramai. Kamu pun punya waktu lebih leluasa untuk menikmati hidangan sebelum waktu sarapan berakhir.

  4. 4. Tetap tertib saat menikmati hidangan di live cooking station

    Live cooking
    ilustrasi live cooking (pexels.com/Bulat Khamitov)

    Selain memperhatikan makanan yang diambil, etika menikmati buffet juga mencakup cara memperlakukan staf dan pengunjung lain. Area live cooking station seperti egg station dan noodle station memungkinkan tamu memesan hidangan yang dimasak langsung oleh chef sesuai permintaan. Ada resto yang menyediakan antrean untuk memesan, sementara di resto lain, staf mengantarkan hidangan ke meja setelah selesai dimasak.

    Jika harus mengantre, tunggulah sesuai urutan dan jangan menyela barisan. Sebaiknya, tentukan pilihan sebelum giliran tiba agar tidak terlalu lama berpikir di depan station. Ketika memesan, sampaikan jenis dan jumlah hidangan dengan jelas serta sopan kepada chef yang bertugas.

    Selain egg station dan noodle station, beberapa resto juga menyediakan pastry and sweet station yang menyajikan pancake, waffle, atau crepes yang dibuat langsung. Khusus di Indonesia, ada pula traditional corner yang menyajikan hidangan lokal seperti bubur ayam, lopis, serabi, hingga jamu segar. Pilihannya bisa berbeda-beda, tergantung fasilitas dan konsep resto.

  5. 5. Habiskan makanan yang sudah kamu ambil

    Mengambil makanan
    ilustrasi mengambil makanan (pexels.com/Kal 347)

    Salah satu etika paling mendasar saat menikmati buffet adalah bertanggung jawab terhadap makanan yang sudah diambil. Meskipun pihak resto menyediakan beragam hidangan, bukan berarti makanan boleh diambil berlebihan lalu dibiarkan tersisa begitu saja.

    Saat kamu masih menikmati hidangan, staf biasanya berkeliling untuk mengambil piring dan peralatan makan yang sudah kosong agar meja tetap rapi. Jika masih ada makanan di piring yang ingin kamu habiskan nanti, beri tahu staf agar piring tersebut tidak ikut diangkat. Dengan begitu, makananmu tetap bisa dinikmati tanpa khawatir terbawa saat staf membersihkan meja.

    Menikmati buffet bukan cuma soal mengambil makanan sebanyak yang kita mau, tetapi juga tetap memperhatikan etika dan menghindari makanan terbuang. Kalau kamu sendiri, biasanya langsung berburu menu incaran atau berkeliling melihat semua pilihan dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More