5 Alternatif Protein Rendah Lemak untuk Isian Dimsum

- Dada ayam fillet sebagai pengganti paha ayam
- Ikan dori atau ikan patin dengan cita rasa gurih dan ringan
- Tahu sutra, jamur cincang, dan ikan tuna segar sebagai alternatif protein nabati rendah lemak
Dimsum adalah camilan kukusan asal Tiongkok yang memiliki banyak penggemar di semua kalangan usia. Tapi, umumnya dimsum dibuat dengan isian berupa daging paha ayam dan udang cincang. Yang mana kedua bahan ini memiliki kalori dan kandungan lemak yang tinggi, sehingga tidak begitu aman dikonsumsi oleh segala kalangan meskipun dibuat tanpa melewati proses penggorengan.
Tapi tenang, saat ini sudah banyak sekali alternatif protein rendah lemak yang bisa menjadi pengganti isian dimsum klasik. Mulai dari protein hewani hingga nabati, semuanya bisa dipakai. Nah, untuk kamu yang penasaran dan ingin membuat dimsum versi sehat, kamu bisa menyimak beberapa alternatif protein rendah lemak untuk isian dimsum berikut ini, ya!
1. Dada ayam fillet

Jika kamu begitu menyukai daging ayam, tapi menginginkan sumber protein yang lebih sehat, kamu bisa mengganti paha ayam dengan dada ayam sebagai isian dimsum. Gunakan dada ayam fillet tanpa kulit agar lemak atau kalori yang terkandung dalam dimsum alami hanya dari dada ayam saja.
Karena dada ayam memiliki tekstur yang padat, kamu bisa menambahkan putih telur dengan jumlah sedikit lebih banyak dari biasanya agar dimsum tidak kering dan seret saat dinikmati. Selain itu, kamu juga wajib mencampurkan air es saat proses pencampuran adonan dimsum agar teksturnya tetap juicy meskipun rendah lemak.
2. Ikan dori atau ikan patin

Ikan dori adalah daging ikan patin yang sering digunakan sebagai menu mpasi pada bayi. Karena cita rasanya yang gurih dan ringan, tidak menutup kemungkinan bahwa jenis ikan ini juga cocok untuk dijadikan sebagai alternatif pengganti isian dimsum yang rendah lemak.
Selain rasanya yang lezat, teksturnya yang halus dan warna daging ikannya yang putih bersih juga memudahkan proses penggilingan serta memberikan tampilan yang menarik saat disajikan. Keunggulan lain dari pemakaian ikan dori sebagai isian dimsum adalah tidak memiliki aroma yang terlalu amis, sehingga mudah dibumbui dengan bumbu yang ringan khas Tiongkok seperti kecap, minyak, hingga saus.
3. Tahu sutra

Jika kamu kurang suka dengan protein hewani dan ingin mengganti isian dimsum dengan protein nabati yang tetap rendah lemak, kamu bisa memilih tahu sutra. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang ringan membuat bahan ini mudah untuk dihaluskan serta dicampur dengan bahan lainnya.
Yang perlu diperhatikan sebelum memakai tahu sebagai isian dimsum adalah pastikan kamu memeras kandungan airnya hingga habis. Kandungan air yang tinggi pada tahu, bisa membuat adonan isian menjadi lembek dan tidak bisa merekat sempurna pada kulit dimsum. Agar teksturnya lebih padat namun tetap juicy, kamu bisa menambahkan potongan jamur, tepung tapioka, atau wortel ke dalam adonan dimsum.
4. Jamur cincang

Beberapa jenis jamur seperti jamur tiram, jamur shiitake, dan jamur champignon bisa menjadi alternatif protein nabati yang rendah lemak untuk mengganti paha ayam pada adonan dimsum. Teksturnya yang meaty, kenyal, dan rasanya yang gurih bisa memberikan sensasi yang unik saat sedang menikmati dimsum.
Selain itu, jamur juga mudah matang dan menyerap bumbu, sehingga dapat diolah tanpa membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Agar terasa lebih padat dan kokoh, kamu bisa mencampur jamur cincang dengan tepung tapioka, putih telur, dan wortel dengan takaran yang pas. Kombinasi bahan-bahan ini akan menghasilkan tekstur yang kenyal, umami, dan lebih memuaskan saat digigit.
5. Ikan tuna segar

Kalau kamu memiliki budget lebih dan ingin membuat variasi dimsum rendah lemak dari daging ikan, kamu bisa mencoba memakai daging ikan tuna bagian loin. Ikan jenis ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan kadar lemak yang relatif rendah, sehingga sangat cocok untuk isian dimsum sehat.
Untuk mempermudah proses pengolahannya, kamu bisa membeli tuna fillet yang masih segar. Meksipun tuna memiliki daging dengan warna yang ungu kemerahan, warna ini tidak akan mengganggu dan justru bisa menjadi daya tarik tersendiri yang sangat kontras dengan kulit dimsum yang berwarna putih.
Dengan beberapa alternatif protein rendah lemak untuk isian dimsum, kamu tetap bisa menikmati sajian tersebut dengan cara lebih sehat tanpa meninggalkan kelezatannya. Beragam pilihan protein hewani dan nabati yang direkomendasikan dalam artikel ini memungkinkan kamu untuk berkreasi dengan isian yang lebih variatif dan pastinya bernutrisi.



















