5 Cara Mengurangi Gula pada Kue agar Tetap Sehat dan Lezat!

Mengurangi gula dalam kue sering jadi tantangan tersendiri, terutama kalau kamu sudah terbiasa dengan rasa manis. Banyak yang takut kue jadi hambar atau teksturnya berubah saat takaran gula diturunkan. Padahal, ada banyak cara cerdas untuk membuat kue tetap enak tanpa harus menambahkan gula berlebihan.
Dengan langkah yang sederhana, kamu tetap bisa bikin kue yang enak sekaligus lebih ramah untuk kesehatan keluarga. Anak-anak pun bisa menikmati camilan tanpa rasa terlalu manis. Penasaran gimana caranya? Simak cara lengkapnya berikut ini!
1. Gunakan buah matang sebagai pemanis alami

Buah yang sudah sangat matang punya rasa manis alami yang bisa menggantikan sebagian gula pada adonan kue. Teksturnya yang lembut juga membantu membuat kue jadi lebih moist dan lembut. Pisang, kurma, apel, dan labu adalah pilihan yang paling mudah dipadukan ke berbagai resep.
Cukup blender atau lumatkan buahnya, lalu campurkan ke adonan seperti biasa. Kandungan manis alaminya langsung menyatu tanpa perlu langkah tambahan. Teknik ini pas banget untuk muffin, bolu lembut, atau pancake anak.
2. Kurangi gula secara bertahap

Mengurangi gula memang lebih aman dilakukan sedikit demi sedikit agar perubahan rasanya tidak terlalu drastis. Kamu bisa mulai dengan mengurangi 10–20% dari takaran awal untuk menyesuaikan selera. Biasanya, lidah akan cepat terbiasa dengan rasa manis yang lebih ringan.
Kalau sudah terbiasa, kamu bisa kembali mengurangi takarannya sedikit demi sedikit. Cara ini aman untuk anak yang peka terhadap perubahan rasa. Hasilnya, kue tetap enak tanpa membuat mereka merasa ada yang berbeda.
3. Tambahkan perisa alami agar rasa tetap kuat

Aroma seperti vanila, kayu manis, atau pandan bisa membuat kue terasa lebih manis tanpa menambah gula sama sekali. Aromanya merangsang sensasi manis sehingga rasa kue tetap enak. Kamu bisa menambahkan sedikit vanila ke adonan kue apa pun untuk hasil yang lebih wangi.
Aroma kayu manis bisa bikin banana bread dan muffin terasa lebih hangat dan wangi. Pandan juga jadi pilihan favorit karena mampu memberikan karakter rasa yang lembut. Kombinasi aroma ini membantu menutupi pengurangan gula, sehingga kue tetap enak disantap.
4. Pilih jenis gula yang lebih kaya aroma

Beberapa jenis gula punya karakter rasa yang lebih kuat sehingga tak perlu dipakai banyak. Misalnya gula kelapa, brown sugar, atau gula aren yang terkenal dengan aromanya yang khas. Saat dicampurkan ke adonan, aromanya langsung memberi kesan manis yang lebih mendalam.
Ini membuat kamu tidak perlu memasukkan gula terlalu banyak agar rasa tetap pas. Selain itu, gula kelapa cenderung memiliki rasa karamel yang bikin kue lebih wangi. Cocok untuk cookies, cake, atau dessert rumahan.
5. Manfaatkan topping sehat sebagai penambah rasa

Jika rasa kue terasa kurang manis, kamu bisa menambahkan topping sehat seperti buah segar atau yogurt tanpa harus menambah gula di adonan. Potongan stroberi, pisang, atau mangga bisa memberi rasa manis alami yang menyegarkan. Kalau kue masih terasa kurang manis, kamu bisa menambahkan topping yang lebih sehat seperti buah segar atau yogurt.
Yogurt juga bisa menjadi pasangan yang bikin kue terasa creamy. Teknik ini membantu menjaga rasa tanpa meningkatkan gula total dalam resep. Anak pun tetap senang karena tampilannya lebih menarik.
Mengurangi gula ternyata gampang banget kalau kamu tahu triknya. Selain lebih sehat, hasil kuenya juga tetap lezat dan menggugah selera. Jadi, gak ada alasan lagi untuk gak mulai coba dari sekarang!


















