Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Mengolah Kepiting Alaska, biar Tetap Fresh

Kepiting Alaska kukus
Kepiting Alaska kukus (vecteezy.com/Bigc Studio)
Intinya sih...
  • Simpan dalam suhu dingin sejak awal, baik mentah maupun matang.
  • Biarkan di dalam chiller sebelum dimasak, hindari suhu ruang lebih dari 2 jam.
  • Masak sebentar agar tidak overcooking, pilih cara sesuai kebutuhan dan jangan terlalu lama.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi pencinta seafood, kamu dapat mencicipi kepiting Alaska yang akan memberikan kepuasan tersendiri. Kepiting tersebut termasuk dalam bahan makan premium dan berkualitas tinggi, karena dagingnya manis dan lembut. Di sisi lain, sulit mendapatkannya dan membutuhkan proses yang cukup panjang untuk bisa disajikan di atas piring.

Proses setelah penangkapan hingga akan dihidangkan sangat penting untuk menjaga tekstur dan cita rasanya. Seafood memang paling nikmat disantap dalam kondisi segar dengan sedikit rasa laut yang tersisa. Lantas, bagaimana cara mengolah kepiting Alaska, agar tetap fresh? Yuk, simak sampai selesai!

Table of Content

1. Simpan dalam suhu dingin sejak awal

1. Simpan dalam suhu dingin sejak awal

Setelah ditangkap, biasanya kepiting Alaska dibersihkan dan disortir. Perlu diingat bahwa kepiting tersebut jarang sekali dipasarkan dalam keadaan masih hidup. Umumnya sudah matang dan dibekukan secara cepat.

Kepiting yang masih mentah maupun sudah matang, keduanya tetap perlu suhu dingin sejak awal untuk menyimpannya. Kepiting yang telah matang dicelupkan ke dalam air garam bersuhu di bawah titik beku. Setelah itu, dibilas dengan air dingin untuk menciptakan lapisan pelindung sebelum akhirnya dibekukan.

Proses pembekuan secara cepat bertujuan untuk mempertahankan rasa dan teksturnya. Kepiting tersebut harus dikemas di dalam wadah kedap udara sebelum dibekukan. Pengemasan ini dapat membuat kepiting yang dibekukan dapat bertahan antara 3–6 bulan.

Selalu simpan kepiting pada suhu dingin sejak diterima. Jika ingin menyimpannya dalam kondisi beku dan jangka panjang, maka pastikan suhu freezer sekitar -18 derajat Celcius. Sedangkan, untuk kondisi kepiting segar dan segera diolah, maksimal 1–2 hari, maka simpan pada suhu antara 0–4 derajat Celcius.

2. Biarkan di dalam chiller sebelum dimasak

Sebelum mengolah kepiting Alaska, terutama dalam kondisi beku, sebaiknya pindahkan ke bagian chiller lebih dulu. Biarkan tetap dalam kemasan dan diamkan sekitar 8–24 jam, agar lapisan esnya mencair. Hindari membiarkannya pada suhu ruang selama lebih dari 2 jam, karena mudah rusak dan memicu bakteri berkembang biak dengan cepat.

Selanjutnya, cuci menggunakan air mengalir pada suhu ruangan atau air dingin untuk menghilangkan sisa garam. Keringkan perlahan dengan handuk atau tisu dapur. Kalau kamu membeli kepiting Alaska mentah, maka perlu mengukusnya lebih dulu sekitar 25 menit, sebelum diolah lebih lanjut.

3. Masak sebentar, agar tidak overcooking

Kepiting Alaska setelah dikukus
Kepiting Alaska setelah dikukus (freepik.com/freepik)

Memasak seafood terlalu lama dapat merusak hidangan. Oleh karena itu, kamu perlu tahu dulu ingin mengolahnya dengan cara apa. Apalagi kalau kamu membelinya dalam kondisi pre-cooked.

Selanjutnya, kepiting Alaska dalam kondisi pre-cooked atau telah dikukus seperti sebelumnya hanya perlu dihangatkan. Cara pertama, kamu bisa memanggangnya menggunakan oven pada suhu 190 derajat Celsius. Letakkan di atas loyang dan tutup dengan aluminium foil, lalu dipanggang selama 15-20 menit.

Cara kedua, kamu dapat mengukusnya kembali selama 5-7 menit hingga hangat. Kemudian, olesi minyak, lalu bakar sekitar 5 menit pada setiap sisinya. Kalau mau nge-grill menggunakan oven juga bisa, cukup diolesi mentega dan gunakan api atas pada suhu 220 derajat Celsius selama 5 menit. 

Cara selanjutnya, dapat digoreng menggunakan api sedang sekitar 5 menit setiap sisinya. Lebih mudah lagi kalau kepiting dipotong menjadi beberapa bagian. Selain itu, membuatnya matang merata, terutama bagian kakinya.

Pilih cara menghangatkannya kembali sesuai dengan kebutuhan. Pastikan tidak terlalu lama, agar tidak overcooking, aromanya tetap kuat, dan fresh. Kepiting Alaska yang masih fresh teksturnya akan juicy berserat halus, padat, lembut, dan punya rasa sedikit manis alami.

Kamu dapat menyajikannya dengan seafood lain, seperti lobster dan udang bersama saus cocok yang lezat. Bisa juga disajikan bersama sayur musiman, nasi atau kentang, dengan lemon, serta mentega leleh.

Pada dasarnya mengolah kepiting Alaska, agar tetap fresh terbilang mudah. Cukup menjaganya tetap pada suhu dingin hingga siap diolah. Setelah itu, menyesuaikan suhu dan durasi sesuai dengan metode memasak yang diinginkan. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Tahu Bakso Tanpa Tepung, Comfort Food saat Musim Hujan

02 Feb 2026, 10:23 WIBFood