Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Makanan Rendah Natrium saat Sahur, Gak Bikin Cepat Haus
ilustrasi sahur (freepik.com/freepik)
  • Asupan natrium tinggi saat sahur bisa bikin tubuh cepat haus, jadi penting memilih makanan rendah garam agar keseimbangan cairan tetap stabil selama puasa.
  • Beberapa pilihan menu rendah natrium antara lain oatmeal dengan buah segar, dada ayam panggang tanpa saus asin, kentang rebus, sayuran kukus, dan telur rebus.
  • Makanan segar dan minim olahan bantu menjaga hidrasi serta energi tubuh tetap terjaga sepanjang hari puasa tanpa rasa haus berlebihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Rasa haus yang muncul lebih cepat saat puasa sering dipengaruhi oleh pilihan makanan saat sahur. Asupan natrium yang terlalu tinggi dapat memicu tubuh menahan cairan, lalu meningkatkan rasa haus di siang hari. Karena itu, memilih makanan rendah natrium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh agar tetap stabil.

Sahur yang tepat bukan hanya soal kenyang, tetapi juga tentang bagaimana tubuh mampu bertahan tanpa asupan minum selama berjam-jam. Makanan dengan kadar garam terkontrol membuat tenggorokan tidak terasa kering lebih cepat. Berikut beberapa pilihan makanan rendah natrium saat sahur. Bikin kamu gak cepat merasa haus.

1. Oatmeal dengan buah segar

ilustrasi oatmeal (unsplash.com/Vicky Ng)

Oatmeal menjadi pilihan yang aman karena kandungan natriumnya rendah secara alami. Saat dimasak dengan air atau susu tanpa tambahan garam, rasanya tetap lembut dan nyaman di perut. Tambahan buah seperti pisang atau apel memberi rasa manis alami tanpa perlu pemanis buatan.

Serat dalam oatmeal membantu memperlambat proses pencernaan sehingga energi dilepas secara bertahap. Kondisi ini membantu tubuh tidak mudah lemas. Dengan porsi yang cukup, oatmeal memberi rasa kenyang tanpa memicu rasa haus berlebihan

2. Dada ayam panggang tanpa saus tinggi garam

ilustrasi dada ayam (unsplash.com/Cristian Guillen)

Dada ayam segar memiliki kandungan natrium yang relatif rendah jika tidak diolah dengan saus kemasan. Proses memanggang dengan bumbu sederhana seperti bawang putih, lada, dan perasan lemon membuat rasanya tetap nikmat. Cara ini menjaga cita rasa tanpa tambahan garam berlebihan.

Protein dari ayam juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama selama puasa. Hindari penggunaan kecap asin atau saus instan yang tinggi natrium agar tubuh tidak cepat haus. Sajikan bersama sayuran rebus agar komposisinya lebih seimbang.

3. Kentang rebus atau kukus

ilustrasi kentang (unsplash.com/Peter Schad)

Kentang segar mengandung natrium rendah dan kaya karbohidrat kompleks. Proses merebus atau mengukus tanpa tambahan garam menjaga kandungan alaminya tetap baik untuk tubuh. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dicerna saat sahur.

Kentang membantu menyediakan energi yang dilepas perlahan selama puasa. Tambahkan sedikit lada atau rempah kering untuk memperkuat rasa tanpa meningkatkan natrium. Menu ini sederhana dan tetap mengenyangkan.

4. Sayuran kukus seperti brokoli dan wortel

ilustrasi brokoli dan wortel (freepik.com/8photo)

Sayuran segar memiliki kandungan natrium alami yang rendah. Mengukusnya tanpa tambahan saus asin menjaga manfaat tersebut tetap optimal. Brokoli dan wortel juga mengandung air dan serat yang membantu menjaga hidrasi tubuh.

Tekstur sayuran kukus tetap renyah jika tidak dimasak terlalu lama. Tambahkan perasan lemon atau minyak zaitun secukupnya untuk memberi rasa lebih segar. Kombinasi ini membantu sahur terasa ringan dan nyaman.

5. Telur rebus

ilustrasi telur rebus (unsplash.com/Tamanna Rumee)

Telur rebus mengandung natrium alami dalam jumlah moderat dan tetap aman jika tidak ditambahkan garam berlebihan. Proses perebusan tanpa bumbu membuatnya praktis dan tetap bergizi. Protein dalam telur juga membantu menjaga energi sepanjang hari.

Sebaiknya konsumsi telur bersama sumber karbohidrat kompleks agar lebih seimbang. Hindari menambahkan saus asin agar kadar natrium tetap terkontrol. Menu ini mudah disiapkan dan cocok untuk sahur yang sederhana.

Makanan rendah natrium saat sahur membantu tubuh tidak cepat merasa haus selama puasa. Pilihan makanan segar dan minim olahan memberi manfaat lebih besar bagi keseimbangan cairan. Dengan menu yang tepat, puasa dapat dijalani dengan rasa nyaman dan energi tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team