Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Membuat Cheesetart Lumer yang Lembut dan Gak Ambyar

Cheesetart
ilustrasi Cheesetart (vecteezy.com/Asih Wahyuni)

Cheesetart lumer selalu sukses bikin siapa pun tergoda. Tekstur filling yang lembut dengan sensasi lumer di tengah dipadu crust yang renyah memang bikin nagih. Tapi, bikin cheesetart yang lumer tanpa ambyar sering jadi tantangan, apalagi kalau baru pertama kali coba.

Kalau tekniknya kurang pas, filling bisa terlalu cair atau justru terlalu padat. Supaya hasilnya lembut, rapi, dan tetap lumer saat digigit, kamu perlu memperhatikan detail kecil sejak awal. Berikut lima tips yang bisa langsung kamu praktikkan di dapur.

1. Gunakan cream cheese berkualitas dan suhu ruang

ilustrasi cream cheese
ilustrasi cream cheese (vecteezy.com/Andrey Starostin)

Cream cheese adalah bintang utama cheesetart. Pilih produk yang teksturnya creamy dan rasanya seimbang supaya hasil akhirnya gak terlalu asam atau hambar.

Sebelum dicampur, diamkan di suhu ruang sekitar 30 menit agar lebih lunak. Cream cheese yang masih dingin sering bikin adonan bergerindil dan sulit halus.

Kocok dengan kecepatan rendah sampai lembut dan rata. Adonan yang halus jadi kunci filling yang lumer tapi tetap stabil.

2. Perhatikan komposisi cairan dalam adonan

ilustrasi tuang susu (freepik.com/freepik)
ilustrasi tuang susu (freepik.com/freepik)

Cheesetart lumer butuh tekstur yang lembut, tapi bukan berarti kamu bisa menambahkan cairan sembarangan. Takaran susu cair atau krim harus pas supaya filling gak terlalu encer.

Kalau adonan terlalu cair, hasil akhirnya bisa meleber dan sulit set. Ikuti resep dengan cermat dan hindari mengira-ngira takaran.

Kamu juga bisa menambahkan sedikit tepung maizena untuk membantu tekstur lebih stabil tanpa menghilangkan efek lumer.

3. Panggang dengan suhu dan waktu yang tepat

ilustrasi oven adonan (vecteezy.com/Seksan Wangjaisuk)
ilustrasi oven adonan (vecteezy.com/Seksan Wangjaisuk)

Suhu oven sangat menentukan hasil akhir. Panggang dengan suhu sedang agar bagian luar matang perlahan tanpa membuat bagian dalam terlalu kering.

Perhatikan waktu memanggang. Untuk hasil lumer, bagian tengah sebaiknya masih sedikit bergoyang saat loyang digerakkan. Itu tanda tekstur sudah pas.

Jangan biarkan terlalu lama di oven karena filling bisa mengeras dan kehilangan sensasi lumer yang diinginkan.

4. Dinginkan sebelum dilepas dari cetakan

Cheesecake
ilustrasi Cheesecake (commons.wikimedia.org/subflux)

Setelah matang, biarkan cheesetart dingin di suhu ruang sebelum dipindahkan. Proses pendinginan membantu tekstur menguat secara alami.

Kalau kamu langsung melepasnya saat masih panas, filling bisa ambyar dan bentuknya kurang rapi. Sabar sedikit bakal bikin hasilnya lebih cantik. Simpan sebentar di kulkas supaya teksturnya makin stabil sebelum disajikan.

5. Gunakan crust yang dipanggang lebih dulu

Crust
ilustrasi Crust (commons.wikimedia.org/Joy)

Crust atau kulit tart harus cukup kokoh untuk menahan filling yang lembut. Panggang crust terlebih dulu selama beberapa menit sebelum dituangi adonan keju.

Langkah ini bikin bagian bawah tetap renyah dan gak lembek. Tekstur renyah di luar dan lumer di dalam bikin sensasi makan jadi lebih seru. Pastikan ketebalan crust gak berlebihan supaya rasa keju tetap dominan dan seimbang.

Membuat cheesetart lumer yang lembut dan gak ambyar ternyata bisa kamu kuasai dengan teknik yang tepat. Selama kamu memperhatikan takaran, suhu, dan proses pendinginan, hasilnya bakal cantik dan memuaskan. Yuk, coba praktikkan dan rasakan sensasi lumer yang bikin nagih di setiap gigitan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Membuat Bento Cake ala Korean Cake Shop

15 Feb 2026, 12:51 WIBFood