ilustrasi donat goreng (pexels.com/Clément Proust)
Jika adonan sudah mengembang sempurna, tahap berikutnya adalah menggoreng donat. Gunakan minyak dalam jumlah cukup banyak agar seluruh bagian donat bisa matang secara merata. Pastikan minyak sudah panas dengan suhu sedang sebelum adonan dimasukkan.
Hindari menggunakan api terlalu besar karena bagian luar donat bisa cepat kecokelatan, sementara bagian dalamnya belum matang. Sebaliknya, minyak yang terlalu dingin dapat membuat donat menyerap banyak minyak sehingga hasilnya terasa lebih berat dan berminyak.
Masukkan donat secara perlahan dan jangan memenuhi wajan sekaligus. Berikan ruang agar suhu minyak tetap stabil selama proses penggorengan. Balik donat ketika bagian bawahnya sudah berwarna keemasan.
Untuk mendapatkan tampilan white ring atau lingkaran putih khas donat, usahakan tidak terlalu sering membolak-balik adonan. Setelah matang, angkat dan tiriskan donat sebelum diberi gula halus, cokelat, atau berbagai jenis topping favorit.
Cara proofing donat yang benar dimulai dengan memastikan adonan sudah kalis, membentuknya sesuai ukuran, lalu mendiamkannya hingga mengembang sekitar dua kali lipat. Waktu yang dibutuhkan umumnya 45–60 menit hingga 1–2 jam, tergantung kondisi suhu ruangan dan aktivitas ragi.
Dengan memperhatikan setiap tahapan tersebut, kamu bisa menghasilkan donat yang lebih empuk, ringan, dan mengembang sempurna. Jadi, jangan terburu-buru saat melakukan proofing karena proses ini menjadi salah satu kunci penting untuk mendapatkan donat rumahan yang lezat.