Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Menyeduh Kopi Gayo, Biar Aroma dan Rasanya Keluar Maksimal

ilustrasi kopi Gayo
ilustrasi kopi Gayo (commons.wikimedia.org/Adilarmaya)
Intinya sih...
  • Kopi Gayo dikenal dengan aroma lembut dan rasa kuat
  • Pentingnya menggunakan biji kopi yang masih fresh dan perhatikan tingkat gilingan kopi
  • Gunakan air bersih dengan suhu yang tepat, terapkan teknik blooming, dan jaga rasio kopi dan air tetap seimbang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kopi Gayo dikenal sebagai primadona Arabika Indonesia dengan aroma lembut yang khas dan karakter rasa yang kuat. Berasal dari dataran tinggi Aceh, kopi ini punya tingkat keasaman rendah dan rasa yang cenderung earthy serta sedikit manis. Sayangnya, karakter istimewa kopi Gayo sering kali tidak keluar maksimal karena cara seduh yang kurang tepat.

Teknik menyeduh ternyata memegang peran penting dalam menentukan aroma, body, hingga aftertaste kopi. Jika dilakukan dengan tepat, kopi Gayo yang diseduh di rumah pun bisa terasa lebih seimbang dan nikmat. Langsung saja, ini lima cara menyeduh kopi Gayo biar aroma dan rasanya keluar maksimal!

1. Gunakan biji kopi gayo yang masih fresh

ilustrasi biji kopi Gayo
ilustrasi biji kopi Gayo (commons.wikimedia.org/Muhamad Izzul Fiqih)

Seduhan kopi Gayo yang nikmat selalu berawal dari biji kopi yang masih fresh. Biji yang baru disangrai masih menyimpan aroma alami yang lebih tajam dan berlapis. Waktu seduh terbaik umumnya berada di rentang 7–21 hari setelah proses roasting.

Kopi yang terlalu lama disimpan cenderung kehilangan aroma dan terasa flat di lidah. Pastikan biji kopi disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung. Dengan kopi yang fresh, aroma khas kopi Gayo akan lebih mudah keluar saat diseduh.

2. Perhatikan tingkat gilingan kopi

ilustrasi menyeduh kopi (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
ilustrasi menyeduh kopi (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Tingkat kehalusan gilingan kopi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas seduhan. Gilingan yang terlalu hal cenderung membuat kopi Gayo terekstraksi berlebihan hingga rasanya pahit. Sementara itu, gilingan yang terlalu kasar justru menghasilkan seduhan yang terasa ringan dan kurang berkarakter.

Untuk metode manual brew seperti V60 atau pour over, gilingan medium cenderung paling ideal. Tekstur gilingan yang pas membantu air mengekstraksi rasa secara seimbang. Hasilnya, aroma, body, dan aftertaste kopi Gayo terasa lebih harmonis.

3.Gunakan air bersih dengan suhu yang tepat

ilustrasi air panas
ilustrasi air panas (freepik.com/freepik)

Air sering dianggap sepele, padahal porsinya mencapai lebih dari 90 persen dalam secangkir kopi. Gunakan air bersih tanpa aroma asing agar tidak mengganggu karakter kopi Gayo. Suhu air ideal untuk menyeduh kopi Gayo berada di rentang 90–96 derajat Celsius.

Air yang terlalu panas berisiko mengekstraksi rasa pahit berlebihan. Sebaliknya, suhu air yang terlalu rendah membuat cita rasa kopi tidak keluar sempurna. Keseimbangan suhu inilah yang membantu aroma kopi Gayo terasa lebih lembut dan menyatu.

4. Terapkan teknik blooming saat menyeduh

ilustrasi menyeduh kopi Gayo
ilustrasi menyeduh kopi Gayo (freepik.com/rawpixel.com)

Blooming adalah proses menuang sedikit air panas ke bubuk kopi di awal seduhan. Teknik ini bertujuan untuk melepaskan gas karbon dioksida yang masih terperangkap di dalam kopi. Cukup tuangkan air sebanyak dua kali berat kopi dan diamkan selama 30–45 detik.

Pada tahap blooming, bubuk kopi akan terlihat mengembang seiring keluarnya gas dari dalam biji. Proses ini kerap dianggap sepele, padahal berperan besar dalam membentuk rasa akhir kopi. Blooming yang tepat membuat ekstraksi kopi Gayo berlangsung lebih merata.

5. Jaga rasio kopi dan air tetap seimbang

ilustrasi menyeduh kopi dengan suhu air yang tepat
ilustrasi menyeduh kopi dengan suhu air yang tepat (pexels.com/ Pascal 📷)

Perbandingan kopi dan air berperan besar dalam menentukan intensitas rasa seduhan. Untuk kopi Gayo, rasio 1:15 hingga 1:16 kerap jadi pilihan aman untuk hasil yang seimbang. Takaran kopi yang berlebihan bisa membuat rasanya terlalu kuat dan terasa berat di lidah.

Sebaliknya, air berlebihan membuat kopi terasa hambar dan kurang karakter. Menjaga rasio yang konsisten membantu rasa kopi lebih stabil setiap kali menyeduh. Dengan rasio tepat, karakter earthy dan manis khas kopi Gayo akan terasa lebih jelas.

Menyeduh kopi Gayo bukan sekadar soal membuat minuman, tapi juga tentang menikmati setiap prosesnya. Dengan teknik yang tepat, aroma dan karakter rasa khas kopi Gayo bisa keluar lebih maksimal di setiap cangkir. Jadi, yuk mulai praktikkan cara-cara di atas dan rasakan sendiri nikmatnya kopi Gayo seduhan rumahan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Martabak Telur Mini Sosis, Camilan Anak Kos Hemat Budget!

25 Jan 2026, 14:15 WIBFood