5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessert

Tekstur padatnya pas dan tetap halus!

Selain lazim digunakan sebagai campuran adonan, whipped cream juga dibuat sebagai topping beragam makanan manis. Inilah yang membedakan teksturnya sebab harus disesuaikan berdasarkan fungsinya dalam panganan tersebut.

Bagi kamu yang menggilai kreasi dessert, wajib banget nih menyimak lansiran dari laman Food52 tentang tips jitu membuat Whipped cream untuk topping berikut!

1. Gunakan heavy whipping cream atau heavy cream sebagai alternatifnya

5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessertonelittleproject.com

Usut punya usut, kunci supaya whipped cream dapat memiliki tekstur yang stabil yakni berasal dari lemaknya. Dengan kata lain, lemak yang semakin banyak akan menghasilkan krim yang lebih cepat mengembang dan bertekstur padat namun halus. Nah, apabila tak tersedia heavy whipping cream, maka gunakanlah heavy cream sebagai alternatifnya.

2. Sebelum dikocok, dinginkan krim dan wadah pengocoknya ke dalam kulkas

5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessertseriouseats.com

Sebelum dikocok, masukkan krim tadi ke dalam kulkas terlebih dahulu. Tujuannya, supaya krim tersebut dapat menghasilkan tekstur yang lebih padat saat dikocok kelak. Selain itu, mangkok yang akan digunakan sebagai wadah pengocoknya juga sebaiknya didinginkan ke dalam freezer selama beberapa jam.

Pasalnya, suhu hangat pada mangkok yang tak didinginkan rupanya berpengaruh dalam sulitnya krim untuk mengembang dan bertektstur padat. Disarankan pula untuk menggunakan mangkuk stainless steel ataupun mangkuk kaca.

3. Gunakan bubuk gula putih untuk campuran krim saat akan dikocok

5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessertmygreekdish.com

Gula putih yang dimaksud adalah gula putih yang kerap dipakai pada topping donat. Sebab, varian ini memang lebih mudah larut, serta tak mengubah warna asli dari krim tadi. Nah, disarankan pula untuk untuk menggunakan bubuk gula putih supaya lebih praktis. Tambahkan bubuk tersebut sedikit demi sedikit supaya cita rasa manis krim dapat lebih ditakar.

Baca Juga: Sering Dihindari, Ternyata Ini 7 Manfaat Whipped Cream bagi Tubuh

4. Hindari mengocok krim dalam waktu yang terlalu lama supaya tak malah terlampau padat

5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessertbettycrocker.com

Jangan membuat krim dikocok dalam waktu yang terlalu lama supaya teksturnya tak malah terlampau padat. Imbasnya, krim malah cepat mengeras bahkan menggumpal sehingga sulit untuk disemprotkan ke atas sajian dessert menggunakan piping bag. Jadi, kocoklah krim dengan kecepatan sedang sehingga tak menghabiskan banyak waktu.

5. Alternatif alat pengocok selain mixer yakni cage whisk ataupun baloon whisk

5 Tips Membuat Whipped Cream untuk Topping Aneka Dessertkraftcanada.com

Alternatif alat pengocok krim yang dapat digunakan selain mixer yakni cage whisk ataupun baloon whisk. Pilihlan whisk yang besar dan mengembang di mana rongga antar kawatnya tak rapat. Tujuannya, supaya proses pengocokan dapat lebih dimaksimalkan untuk menghasilkan tekstur whipped cream yang pas.

Sudah siap untuk dipraktekkan sendiri di rumah, guys? Kamu mau membuat whipped cream sebagai topping untuk olahan dessert yang mana, nih?

Baca Juga: VIDEO: Resep Membuat Whipped Cream ala Kafe, Gak Mahal!

Rahmadila Eka Putri Photo Community Writer Rahmadila Eka Putri

Terima kasih sudah membaca tulisan saya. Mari terhubung melalui Facebook (Rahmadila Eka Putri), Instagram (@rahmadilaekaputri), ataupun Twitter (@ladilacious), kritik dan sarannya juga dipersilahkan, lho.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Merry Wulan

Just For You