ilustrasi agar-agar kering homemade (unsplash.com/Antonio Castellano)
Terkesan sederhana dan mudah, tapi membuatnya terkadang agak lebih tricky, lho. Nah, supaya agar-agar kering bikinanmu lebih menarik dan awet, berikut ini tips memasaknya yang bisa kamu terapkan:
Warna agar-agar biasanya akan memudar setelah proses penjemuran. Untuk mengakalinya, sebaiknya tambahkan pewarna makanan sedikit lebih pekat dari yang diinginkan agar hasil akhirnya tetap terlihat cerah dan menarik.
Kalau ingin tampilan yang lebih kids friendly, tuang beberapa warna sekaligus dalam satu loyang tanpa harus rapi. Acak menggunakan tusuk gigi supaya terlihat tampilan gradasi yang menarik. Nantinya setelah dipotong, agar-agar akan terlihat warna-warni dan lebih menarik saat dimasukkan ke dalam toples.
Pastikan agar-agar sudah benar-benar mengeras sebelum dipotong. Agar-agar yang masih lembek biasanya sulit dipotong rapi dan bisa membuat hasil akhirnya kurang cantik.
Letakkan potongan agar-agar di tampah atau loyang datar, lalu jemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung agar proses pengeringannya lebih cepat. Tutup bagian atasnya dengan baking paper atau kain tipis supaya tetap bersih, tetapi jangan terlalu rapat agar sirkulasi udara tetap baik.
Setelah agar-agar benar-benar kering, simpan dalam toples kedap udara supaya tetap renyah lebih lama. Jika disimpan dengan baik, camilan ini bisa bertahan cukup lama.
Dengan bahan yang sederhana dan cara membuat yang cukup mudah, resep agar-agar kering homemade bisa jadi camilan manis yang menarik untuk mengisi toples saat Lebaran. Selain tampil cantik dengan warna-warni yang ceria, teksturnya yang renyah tapi kenyal, juga membuatnya disukai anak-anak hingga orang dewasa. Yuk, coba bikin!